ko, klo pcr gw slma ini sllu bbm gw , tlp, dll. tba2 dia bls bbm lama, trs mulai mngurangi bbm dia, dan wktu gw nny dia cuma blg skrg dia ud krja. pdhl dia kmrn2 krja jga bsa sprti biasa bbm . gw merasa ga happy skrg, gw mrsa byk brubah . gw hrus break atau ptus bnrn. saran el

Buat yang selama ini masih bingung kenapa gue bilang PACARAN ITU HARUS MARATHON, santai dan pelan di depan, bukan sprint yang lari menggebu, pertanyaan di atas inilah contoh hasilnya.
Ada tiga kemungkinan kenapa hal ini terjadi.
1. Kemungkinan pertama, selama ini lo jatuh cinta pada imajinasi lo tentang pasangan lo. Lo terjebak mengira semua hal yang dia lakukan di awal hubungan adalah hal yang akan dia ulangi SELAMANYA, dia APA ADANYA. Padahal dia melakukan itu biar lo mau sama dia. Dia melakukan itu karena di awal hubungan, emosinya menggebu-gebu. Oksitosin memampukan manusia melakukan hal-hal aneh dan mentoleransi hal-hal aneh dalam fase honeymoon. Coba cek gambar yang gue attach di akhir jawaban ini.
Sekarang setelah oksitosin mulai kebas, dia kembali ke dirinya apa-adanya. Dia yang sebenar-benarnya. Ironinya adalah, lo MERASA NGGAK HAPPY karena dia menjadi dirinya yang sebenarnya. Lo NGGAK HAPPY pacaran dengan dirinya.
Karena selama ini lo nggak pacaran dengan dia, lo pacaran dengan imajinasi lo tentang dia.
2. Kemungkinan kedua, lo gagal menghargai kebaikannya. Jadi selama ini dia selalu BBM dan telpon di sela-sela kerjanya adalah BENTUK INISIATIF KEBAIKAN DAN PENGORBANANNYA. Tapi lo take it for granted, tidak menghargainya, dan terjebak mengira itu adalah kewajibannya. Tercermin dari kata-kata "Padahal dia dari kemaren-kemaren kerja juga bisa BBM". Kalo gue lagi kerja, telpon dari mami gue pun gue reject, apalagi chattingan pacar. Pekerjaan gue membayar semua tagihan dan menghidupi keluarga gue, jadi kebayang lah ya posisi pacar gue ada di mana.
Bayangin kalo lo terjebak mengira pekerjaan dirinya sama pentingnya dengan chat dari lo. Kapan terakhir kali lo bilang thanks karena dia menyempatkan diri jawab chat lo di tengah-tengah pekerjaannya?
Nah seperti biasa, bila seseorang melakukan kebaikan namun tidak dihargai, maka dia akan berhenti melakukannya. Saat dia berhenti melakukannya, lo merasa nggak happy, lo merasa berhak untuk menuntut hal tersebut untuk terus ada. Seperti rakyat Indonesia yang marah subsidi BBM dikurangi padahal subsidi adalah kebaikan dan bantuan dari negara. Seperti pengemis yang marah kenapa cuma dikasih 500 karena selama ini dia selalu dikasih 1000.
3. Kemungkinan ketiga, adalah lo ngelakuin dua hal tersebut barengan. Sudah salah mengira, eh tidak menghargai pula. Kebaikan yang tidak dihargai saja sudah cukup mengesalkan, apalagi dianggap kewajiban.
Nah, lo ngelakuin kemungkinan yang mana? =]

The answer hasn’t got any rewards yet.