Ask @ayuanantama:

Kenapa semua pertanyaan harus jadi subjek perbandingan kamu antara Indonesia dan negara kamu tinggal sekarang? Kamu gapapa seorang Indonesia yang tinggal di luar negri. Banyak kok gitu. Yang bitchy around tooooo much about it, cuman kamu doang. So sad :(

Don't know how long you've been around, but I don't just live abroad, I grew up in two different cultures and even when I was in Indonesia my surrounding was almost exclusively German. I have always seen the world through two lenses, struggled with it even, making me analyse everything through those perspectives. So if you ask me, that's how I answer. If you do not like it, unfollow or block me :)

View more

apa sih bedanya jomblo sama single?

Entah kenapa jomblo di kepala aku ada konotasi negatifnya sih... Aku kan ga banyak bergaul dgn orang Indonesia, tapi denger2 kadang2 orang suka di-bully kalau udah kelamaan "jomblo" dan ga dapet jodoh, seolah-olah itu hal buruk kalau ga punya pasangan.
Kalau kata Single, ya dari dunia barat, cuma mendeskripsikan status sementara... Bahkan kata Single life bisa dimaksudkan positif... Rasanya kalau jomblo ga bisa dibanggakan haha

View more

Sebagian besar tingkat kepercayaan diri kaum hawa jika tidak memakai make up sangatlah rendah. Apa pendapat kalian tentang hal tersebut dan bagaimana cara menumbuhkan kepercayaan diri tanpa make up?

Aku sering bilang ini: orang yang terlalu mengandalkan penampilan dan tergantung sama Make up, fake lashes dll, aku selalu anggap agak bodoh... Karena logis aja sih: kalau kamu punya hal lain yang bisa dibanggakan, misalnya prestasi atau talenta lain, ya ngapain bela2in penampilan doang?
Makanya menurut aku sangat penting untuk PD tanpa Make Up dan aku kasian banget sama semua orang yang udah ga bisa keluar rumah tanpa dandan dulu karena ketergantungan sama sesuatu aku selalu anggap lemah...
Mungkin juga bukan salah per orangan sih, society kan juga kasih expectation tertentu. Waktu aku ke Indonesia bulan Augustus lalu, aku merasa banget betapa pentingnya penampilan itu untuk cewek2 disana. Yang ngetrend: lash extension, threading, sulam alis... Semuanya hal yang mengubah penampilan. Orang ga dandan dianggap keliatan sakit malahan..
Di Jerman sih bener2 ga ada yang peduli... 80% dari temen2 aku keluar rumah ga pake make up karena emang ga ada tuntutan dari siapa2 untuk dandan. Lagian buang waktu dan duit. Malahan terbalik sih, kalau kebanyakan dandan, kamu dianggap agak bitchy gimana gitu haha...
As for how to grow confidence without make up.... Rasanya kamu harus menemukan sesuatu di diri kamu yang jauuuh lebih penting dari penampilan, mungkin prestasi kamu atau personality kamu... Nah, sadarkan diri aja, bahwa itu yang mendefinisikan dirimu, bukan kulit putih atau contour yang bagus... Because you know... Make up is fake, your inner self shouldn't be.

View more

Ortu tidak selalu benar tidak dpt diterapkan di negara ini. Krn nanti kamu dicap anak durhaka, ga bisa menghormati yg lbh tua, ga sopan dan tidak beretika. Terus nanti dinasehati ini itu #tipikal_ortu_indon

Sebenernya simple... Kamu boleh aja "menentang" orang tua, selama hasilnya sebaik atau bahkan lebih baik dari ekspektasi mereka.
Contohnya: mereka mau kamu jadi dokter, tapi kamu mau ambil jurusan lain, mungkin salah satu jurusan yang nggak terlalu dianggap "wah". Selama kamu bisa sukses di bidang itu, ya sebetulnya orang ga bisa banyak ngomong ya, tapi kalau emang kamu ambil jalan sendiri terus akhirnya nggak punya kerjaan, masih minta2 duit sama orang tua... Ya nasihat orang tua kamu sebetulnya bener in the first place.
Waktu aku masih sekolah di German School, mama aku selalu cerewet soal ga mau aku jadi 'terlalu bule' dan ngikutin standar2 barat. Mereka ga suka pacar aku orang Jerman. Ada kekhawatiran aku jadi ga berhasil kalau terlalu bule, entah kenapa.
Sekarang aku umur 24 tahun udah lulus kuliah jadi dokter hewan dan udah ambil S3. Pacar aku juga masih yang sama sejak tahun 2012. Kalau gini orang tua juga udah ga bisa banyak ngomong, toh walau menentang mereka aku baik2 aja, bahkan sukses kuliah, so yeah..

View more

+1 answer in: “Apa sih pesan atau wejangan yang pingin banget disampein ke orang yang mau memasuki umur 20-an?”

Cerita soal relationshipnya kamu yang sekarang dong!

Relationship aku yang sekarang masih sama aja kok dari aku mulai main ask.fm.
Aku pacaran sama Niels udah lebih dari 6,5 tahun 😂
There's not much to tell, sih... Kita biasa2 aja kok, sering berantem pula Lol tapi kita lebih suka Private aja sih, ga pernah bawa masalah ke luar, karena orang lain ga ada urusannya juga kan... Dulu waktu mulai pacaran banyak banget masalah terutama yang berkaitan dgn culture Indonesia, misalnya orang tua aku ga pernah kasih ketemuan etc... But it all worked out in the end we're still here 6,5 years later

View more

Apa sih pesan atau wejangan yang pingin banget disampein ke orang yang mau memasuki umur 20-an?

- Orang tua nggak selalu benar
- Jangan nikah terlalu muda
- Apalagi punya anak terlalu muda
- Nggak usah buru2 selesai kuliah
- Jangan buang waktu cari teman yang banyak, tapi investasikan waktu untuk beberapa saja, yang pasti akan selalu ada kalau kamu butuh. Quality over quantity
- Banyak baca buku
- Jangan naïf dan percaya semua yang kamu dengar, terutama dari orang yang lebih tua
- Live and let live : pusing sendiri kok ngurusin hidup orang lain
- Nggak usah terlalu peduli sama opini orang lain, toh nggak bisa memuaskan semuanya
- Agama itu hal pribadi, jangan pernah maksain kepercayaanmu kepada orang lain
- Stay open minded.
= Nikmati aja dulu masa mudamu, nanti dari sendirinya juga akan tua.

View more

+1 answer Read more

Ini Budi. Budi menguasai empat bahasa: bahasa Indonesia, Inggris, Prancis dan Spanyol. Mana hal yang paling mungkin terjadi: Budi mencampur-aduk penggunaan kosakata dari empat bahasa dalam percakapan ala "anak Jaksel", atau Budi tertib memakai satu bahasa saja secara konsisten dalam percakapan?

Ini Nadia. Nadia menguasai empat bahasa: bahasa Jerman, Inggris, Indonesia dan Prancis. Selain itu, ia juga mengetahui basics bahasa Spanyol.
Yang terjadi adalah: saat berbicara bahasa Jerman ia mencampurkan bahasa Inggris. Bahasa Indonesia terkadang harus dilengkapi dengan kata-kata dari bahasa lain.
Kenapa?
Karena tidak semua bahasa itu sama. Seringkali sebuah expresi di bahasa tertentu tidak kena tepat emosi yang ingin disampaikan. Ada lagi kasus, dimana sebuah kata tidak ada di bahasa lain, misalnya kata "tanggung" tidak ada di banyak bahasa (this a fact, I asked around and taught it to so many friends, because it's SUCH a convenient word!)
Atau yahh, dalam momen tertentu emang lagi "ngeblank" kata yang cocok di satu bahasa.
Kalau berbicara dengan seseorang Nadia akan mencoba menggunakan satu bahasa secara konsisten, namun kalau menguasai 4 bahasa, kadang-kadang ada yang "keceplosan", karena menurut persepsinya, kata itu lebih tepat atau karena memang lagi tidak ingat katanya.
Kalau menyampur bahasa ala "anak Jaksel" agar terlihat "cool" emang Nadia sama sekali tidak menyukai, apalagi kalau grammar yang dicampurkan salah atau sama sekali tidak diperlukan.
Honestly, stick to one language and stop mixing unecessarily.

View more

kenapa ya pas ada yg jadiin lisa blackpink buat bacol dibilangnya "SEXUAL HARASSMENT!!". tapi giliran jojo buka baju pada tereak "duh rahimku anget" "becek niih" "buka yg laen doong" ngga dibilang sexual harassment?

Because people are retarded. Feminists mau "sexual liberation" . Aku ngerti sih karena selama ini sexual desires of a woman ditabukan jadi mereka anggap sekarang giliran mereka. Tapi cara mereka sih salah karena malah bikin negatif kaum lelaki. Masa perempuan sekarang seenaknya ngomong "fill me up daddy" tapi kalau cowok yang ngomong "bahan coli" mereka anggap itu objectification? Cewek lebih drama dan cepet offended sih.
Kalo cowok sih adem-adem aja. Malahan pasti seneng digemari cewek.
Personally I think it's normal for either woman or man to find someone so attractive they'd bang the shit out of that person.
Tapi ya pake otak aja sih, jangan pake alat kelamin saat ngomong ga usah aneh-aneh.

View more

https://ask.fm/ayuanantama/answer/151335806882?utm_source=copy_link&utm_medium=android Kak, katanya teori ini udah gak berlaku karena ada bukti baru kalo itu gak bener. Maksudnya, perasa di lidah itu gak dibagi kayak gitu. Emang itu beneran ya Kak?

This is how I learned it 4 years ago. Keep in mind that I studied veterinary medicine and the gustatory sense wasn't a priority haha.
Mungkin aja sih ada yang lebih terupdate :)

View more

Kenapa air putih rasanya ga ada?😐

Untuk bisa mengenali rasa (gustation), reseptor2 di lidah memerlukan zat atau ikatan kimia yang tertentu. Misalnya untuk merasakan asin lidah harus terkena kontak dgn ikatan garam sperti NaCl atau CaCl2... Sedangkan untuk merasakan asam lidah membutuhkan kation H+, untuk rasa umami asam Glutamat dll.
Berhubungan air murni tdk ada zat2 itu, ya kita tdk merasa apa-apa karena reseptor2 tdk mengirim signal ke otak.
Sorry, my Indonesian is super bad, I can't explain scientific stuff for shit.

View more

https://tirto.id/rumoh-geudong-dan-setengah-hati-pengusutan-korban-konflik-aceh-cTBw Gue heran kok pembantaian kayak gini gak pernah ada di buku sejarah sekolah ya? Terlalu "aib" kah?

Aku ga pernah sekolah di sekolah Indonesia, tp di German School Jakarta diajarkan kok. Rasanya di Indonesia sendiri semua yg berhubungan dgn Soeharto atau Orde Baru dapet get out of jail free card kali ya karena masyarakat kurang peduli dengan nasib buruk orang lain...
Buktinya bisa jadi calon presiden juga kok walaupun melanggar HAM dan tetap disupport dengan kata-kata "itu sudah selesai di masa lalu"... (2014)
Disrespectful banget ga sih bagi keluarga korban?

View more

Mana yang lebih besar kemungkinannya untuk terjadi: orang pintar berada di lingkungan orang goblok lalu ikutan terbawa menjadi goblok, atau orang pintar berada di lingkungan orang goblok dan mempengaruhi orang goblok di sekitarnya menjadi pintar?

Ibaratnya kamu sebagai orang pintar berdiri di atas meja. Orang bodoh berdiri di lantai.
Nah... Lebih gampang kamu tarik mereka keatas meja atau kamu ditarik ke lantai?
Kira-kira begitu sih.

View more

menurut kamu wajar gak cowok pipis sembarangan?

Kalau lagi di hutan atau taman dan pipis di tempat yang orang nggak lewati, terserah.
Selain itu sih benci banget orang pipis sembarangan. Di kota2 besar subway stations itu selalu bau pesing karena org kencing sembarangan and it's so disgusting, like y u do that you imbéciles.
So no, definitely ga wajar. Belajar tahan kencing atau beli popok gih

View more

Next