semenjak tunangan, pacarku kalo marah krn hal sepele mesti bilang "sini cincinnya lepas aja, kamu kalo gak serius sm aq bilang aja". pdhl tunangan baru 2 bulan tp udah minta cincin dikembalikan sampe 4x. pernah sampai bilang pas lagi marah kalo aq gak ada gunanya buat dia sampe nonjok" pintu/tembok.

💬️ Answer this question
You should be aware. Dipikir lagi apa mau nanti menikah dengan pasangan yang begitu disisa umurmu. Terkesan abusive tapi ga ke fisik lebih ke menyakiti perasaanmu dengan kata katanya. Baru juga tunangan 2bulan masa udah minta dikembaliin cicinnya sampe 4x. Patut diperhatiin tuh masa gara2 masalah sepele aja sampe bisa begitu. Emang sih katanya cobaan menuju ke akad itu berat dan biasanya bikin salah satu pihak ragu. Tapi justru kalian yang harus sama sama nguatin. Sering sering aja ingetin "aku minta maaf kalo salah, inget kita mau menuju ke arah pernikahan." kalo doi mikir sih harusnya ga gegabah sampe ngomong minta dikembaliin cincinnya. Kayak anak abegeh aja ada masalah dikit bilang "kita putus aja!". takutnya pasanganmu ga dewasa.
If i were you, aku bakal jawab
Kalau aku enggak serius, dari awal pun aku nggak akan terima cincin ini. Kalau aku nggak serius, aku nggak akan mau buat diikat dengan yg namanya pertunangan. Ketika kamu datang ke rumah, buat melamar, detik itu juga aku sudah berkomitmen sama diriku sendiri buat milih kamu. buat menerima semua baik buruknya kamu.
Tapi kenapa disini kesannya malah kamu yg main2? Dengan mudahnya bilang "lepas aja cincinya". Ya, kalau kita baru pacaran terus tiba-tiba putus, mungkin cuma aku atau kamu yg merasakan sakitnya. And its fine. Tapi ini pertunangan, kita udah mempertemukan kedua keluarga. Kalau sampai batal, kamu pikir keluarga siapa yang paling sakit? Yang paling malu? Mungkin kamu fine2 aja karena seperti yg kamu bilang tadi, aku gaada gunannya. Kamu enggak butuh aku.
Aku udah berusaha buat bertahan. Setidaknya bukan buat aku sendiri. Tapi buat orang-orang yang aku sayang. Kamu, mama, ayah, dan keluarga besar aku.
Tapi setiap kamu bilang kayak gitu, ada banyak keraguan muncul di kepalaku. Kira-kira, akan jadi seperti apa ya laki-laki di hadapanku ini?
Aku tahu, jawabnnya ada dua. Lebih baik atau lebih buruk. Aku akan sangat bersyukur ketika kamu bisa menjadi orang yg lebih baik. Tapi aku enggak bisa bohong kalau ketakutan itu juga selalu menghantui. Aku takut jika setelah menikah nanti kamu berubah menjadi orang yang enggak aku kenal.
*take a deep breathe*
Jadi, mungkin akan lebih baik kalau aku mundur dari sekarang. Kamu, silakan cari perempuan lain yang 'berguna' buat kamu. I wish, kamu bahagia,"
*lalu lepas cincinya*
Selesaiiiii.

View more

Language: English