kak, song joong ki ganteng loh
Ganteng mana sama Lee Yong Dae ?
.
.
Gara22 faktor face, Lee Yong Dae sukses merebut hati penonton di Istora Senayan, Jakarta. Saat itu final Indonesia Open 2014, Lee Yong Dae dengan Yoo Yeon Seong melawan jagoan tuan rumah yaitu Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Meskipun bermain di Jakarta, dukungan supporter tuan rumah yang biasanya kompak untuk pasangan tuan rumah kali ini terpecah menjadi dua. Teriakan kaum hawa terdengar jelas berada di pihak Lee Yong Dae. Apalagi saat Lee Yong Dae ganti baju di lapangan & bertelanjang dada, para penonton yang didominasi kaum hawa ini berteriak histeris. Alhasil, Istora Senayan Jakarta yang harusnya jadi tempat yang sangat angker bagi pemain asing, justru membuat Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong bermain dengan sangat nyaman dan sukses menjuarai Indonesia Open 2014 dengan menghabisi pasangan tuan rumah Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dalam 2 game langsung.
Dan inilah sosok Lee Yong Dae yang mana publik Korea menjulukinya "The God of Duobles" karena dipasangkan dengan siapapun jadi. Saat berusia 19 tahun, the wonder boy dari Korea ini TERBEBAS DARI WAJIB MILITER karena sukses meraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 di cabang bulutangkis nomor ganda campuran bersama Lee Hyo Jung dengan mengalahkan ganda campuran nomor 1 dunia asal Indonesia di partai Final yaitu Nova Widianto/Lilyana Natsir. Bersama Chung Jae Sung di ganda putra juga berhasil menduduki peringkat 1 dunia, top seed di Olimpiade London 2012, medali perunggu olimpiade london bersama Chung Jae Sung, lalu bersama Ko Sung Hyun masih di ganda putra menduduki peringkat 1 dunia lalu dipisah lagi kini bersama Yoo Yeon Seong juga berhasil menguasai peringkat 1 dunia dan Unggulan teratas di Olimpiade Rio 2016.
.
.
Gara22 faktor face, Lee Yong Dae sukses merebut hati penonton di Istora Senayan, Jakarta. Saat itu final Indonesia Open 2014, Lee Yong Dae dengan Yoo Yeon Seong melawan jagoan tuan rumah yaitu Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Meskipun bermain di Jakarta, dukungan supporter tuan rumah yang biasanya kompak untuk pasangan tuan rumah kali ini terpecah menjadi dua. Teriakan kaum hawa terdengar jelas berada di pihak Lee Yong Dae. Apalagi saat Lee Yong Dae ganti baju di lapangan & bertelanjang dada, para penonton yang didominasi kaum hawa ini berteriak histeris. Alhasil, Istora Senayan Jakarta yang harusnya jadi tempat yang sangat angker bagi pemain asing, justru membuat Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong bermain dengan sangat nyaman dan sukses menjuarai Indonesia Open 2014 dengan menghabisi pasangan tuan rumah Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dalam 2 game langsung.
Dan inilah sosok Lee Yong Dae yang mana publik Korea menjulukinya "The God of Duobles" karena dipasangkan dengan siapapun jadi. Saat berusia 19 tahun, the wonder boy dari Korea ini TERBEBAS DARI WAJIB MILITER karena sukses meraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 di cabang bulutangkis nomor ganda campuran bersama Lee Hyo Jung dengan mengalahkan ganda campuran nomor 1 dunia asal Indonesia di partai Final yaitu Nova Widianto/Lilyana Natsir. Bersama Chung Jae Sung di ganda putra juga berhasil menduduki peringkat 1 dunia, top seed di Olimpiade London 2012, medali perunggu olimpiade london bersama Chung Jae Sung, lalu bersama Ko Sung Hyun masih di ganda putra menduduki peringkat 1 dunia lalu dipisah lagi kini bersama Yoo Yeon Seong juga berhasil menguasai peringkat 1 dunia dan Unggulan teratas di Olimpiade Rio 2016.