Ask @hellofira:

Gimana cara agar kita tidak terus menerus menyesali kejadian yg sudah berlalu yg akhirnya membuat kita ada diposisi skrng, sy tau itu semua karna kesalahan sy, dan Allah skrng mencoba sy lg, tp skrng sy msh suka ngeluh dan menyesalinya, gimana cara agar kita ikhlas dan sabar berayukur lg?

La illaha illallah, la hawla wala quwwata illa billah.
Diucapkan diulang terus sampe rasanya capek tapi nyaman.

View more

Sy butuh nasihat nih, akhir2 ini iman sy mulai berkurang, sholat sy menjadi sering bolong jadi 3/4 waktu sehari, sy tau sy ada diposisi setan, sy begini karna sy abis kecewa berharap sm manusia, gmn biar iman sy bangkit lg..

Bismillahirrahimanirrahim.
Ibnu Mas’ud, salah seorang sahabat Rasulullah SAW pernah didatangi seseorang yang ingin meminta nasihatnya. Orang itu meminta nasihat yang dapat dijadikan obat bagi jiwanya yang selalu gelisah. Ia mengadu bahwa akhir-akhir ini jiwanya resah , tidur tidak nyenyak, makan tidak sedap, dan fikirannya kacau.
Kemudian Ibnu Mas’ud menasihatinya,
"Kalau penyakit itu menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat.
Pertama, engkau datangi tempat orang membaca Al-Qur’an, engkau membaca Al-Qur’an, engkau dengarkan baik-baik orang yang membaca Al-Qur’an.
Atau kedua , engkau datangi majlis taklim yang mengingatkan hati kepada Allah.
Atau ketiga, engkau mencari waktu dan tempat yang sunyi, di situ engkau menyendiri menyembah Allah, seperti pada waktu lewat tengah malam, di saat orang sedang tidur nyenyak, engkau bangun mengerjakan solat malam, meminta kepada Allah ketenangan jiwa, ketentraman fikiran, dan keikhlasan hati.
Kemudian Ibnu Mas’ud meneruskan,
"Seandainya jiwamu belum juga terobati dengan ketiga cara tadi, engkau meminta kepada Allah agar diberi hati yang baru, karena hati yang ada pada dirimu itu bukan lagi hatimu".
Setibanya di rumah, ia melaksanakan apa yang dinasihatkan Ibnu Mas’ud itu. Ia berwudhu, kemudian membaca Al-Qur’an dengan khusyu. Seusai membaca Al-Quran ia merasakan ada ada sesuatu yang berubah. Jiwanya terasa tenang, hatinya tenteram, fikirannya kembali jernih. Resah dan gelisahnya terbang jauh.
Beruntunglah orang itu. Ia tidak perlu meminta kepada Allah untuk hati yang baru.
Wallahua'lam bisshawab.

View more

Next