Pendakian Gunung Lawu Thn 2000

Horror Story Indonesia
Part 3
Shalat isya dipimpin Mahmud dan ia akhiri dengan salam, seperti biasa. Saat itu tidak ada keanehan. Berikutnya 4 rakaat pertama tarawih dipimpin oleh Leki. Saat ia mengucap salam, tiba-tiba terdengar suara bergemuruh ikut mengucap salam di belakang shaf makmum. Suaranya seperti sangat banyak, sampai seramai jamaah shalat ied. Leki segera berbalik dan menghadap teman-temannya. Namun yang ia lihat ya hanya para personil pendakian. Di belakang mereka tidak ada siapa pun, hanya gelapnya hutan tanpa cahaya. Tarso, Capung, dan Anto, saling berpandangan dengan gemetar. Mereka bertiga memang bukan divisi gunung hutan, jarang menghadapi kondisi alam secara langsung. Baru kali itu mereka mengalaminya, biasanya hanya mendengar dari cerita-cerita.
END

Pendakian Gunung Lawu Thn 2000

Horror Story Indonesia
Part 2
Sementara ketiga personil lain mahasiswa biasa. Tarso adalah teman seangkatan Mahmud beda jurusan yang lebih sering nongkrong di sekre sampai malam sambil membunyikan gitar dan menenggak minuman dari botol bergambar pria bertopi. Mahmud jarang mengikuti kegiatan lapangan meski juga anggota. Capung anggota mapala dari divisi panjat. Ia lebih sering mengakrabi dinding dan tebing ketimbang pendakian yang menghabiskan waktu minimal 2 hari. Personil terakhir, Anto, seorang mahasiswa galau yang selalu asyik menembak cewek tanpa pernah diterima. Ia sedivisi dengan Capung.
Mereka berangkat dari kota pelajar sabtu siang. Masa itu perkuliahan masih senin-sabtu, tidak seperti sekarang yang hanya 5 hari. Tujuannnya adalah base camp Cemara Kandang, yang letaknya kira-kira 5 km di atas obyekwisata Tawangmangu. Setiba di basecamp menjelang magrib, kondisinya terbilang sepi. Hanya ada 1 rombongan lain dari Jatim yang juga akan mendaki. Lantaran saat itu kebetulan sedang bulan puasa, Mahmud dkk memutuskan berangkat setelah berbuka. Sementara untuk tarawih dan makan besar akan dilakukan di pos 2, yang biasanya tersedia air. Maklum, mendaki dengan perut terisi penuh setelah berbuka sangat tidak dianjurkan dari segi kesehatan. Bisa-bisa terjadi kram karena tenaga terbagi-bagi antara sistem pencernaan dengan sistem gerak.
Mereka berbuka dengan roti dan minuman hangat, lalu segera beranjak dari basecamp sebelum waktu isya. Perjalanan cukup lancar. Sejam berlalu, sampailah mereka di pos 2 alias pos air terjun/pos kawah. Lawu memang tidak memiliki kawah di puncak, melainkan di lerengnya. Di sana mereka membuka nasi bungkus yang dibeli dari warung di dekat basecamp. Usai makan, Leki mengajak menunaikan shalat isya sekaligus tarawih. Shalatlah mereka berlima dengan outfit lengkap (sepatu, slayer di leher, jaket) Gunanya jelas menahan dingin. Jangan heran, saat kemarau suhu lereng gunung bisa lebih dingin ketimbang penghujan karena angin kemarau lebih kencang.

View more

Pendakian Gunung Lawu Thn 2000

Horror Story Indonesia
Waktu itu, angkatan senior saya (sebut saja namanya Mahmud) mempersiapkan pendakian. Lantaran tujuannya semi refreshing menjelang UAS, mereka memilih gunung yang relatif gampang. Untuk itulah, gunung Lawu menjadi tujuan. Sebagai informasi, gunung di perbatasan Jateng-Jatim itu menjadi ajang latihan sebuah korps pasukan elit kebanggaan bangsa ini. Wajar saja kalau jalurnya relatif damai & bersahabat karena setiap tahun selalu diperbarui. Beda dengan Ciremai di Jawa Barat, Slamet di Jawa Tengah, atau Semeru di Jawa Timur. Di ketiga gunung itu, pendaki biasanya mengikuti jalur air karena itulah jalur yang tersedia secara alami. Jalur lain biasanya harus membuka sendiri atau mengikuti bekas jalur dari kelompok lain.
Mahmud dan rekan-rekan semuanya berlima. Biasanya jumlah rombongan naik gunung selalu genap, karena ada semacam pantangan untuk jumlah anggota ganjil. Katanya nanti jumlah rombongan akan digenapi oleh makhluk astral. Tapi saat itu mereka cuek karena memang tidak berniat buruk. Lagipula, gunung adalah ciptaan-Nya yang selalu tersedia untuk dikagumi. Kenapa harus pusing dengan segala macam pantangan? Begitu mereka berpikir. Mereka memang datang dari keluarga dengan latar religi yang cukup kokoh. Mahmud menempuh pendidikan pesantren saat usia SD, sementara Leki — teman sekosan Mahmud yang juga ikut saat itu — adalah anak seorang pemuka agama di Kabupaten paling selatan di DIY.

View more

Related users

-

Horror Story Indonesia
Hi buat kalian yang ingin kirim pengalaman seram, silahkan email ke horrorstoryID@yahoo.co.id
Liked by: kiki 하니

lg cerita horor

Like dulu dong:b wkwk, okey wait aja ya:)

Gangguan-Gangguan di Asrama Putri

Horror Story Indonesia
Part 4
Masih menurut juru masak di asrama, beliau bercerita bahwa di pohon yang memiliki buah kuning kecil (entah itu pohon apa, pohon itu ada di luar pagar asrama bagian belakang), sering kali ada sosok perempuan yang duduk, dan tepat di dekat pohon itu, ada pohon durian dan di sana pun sering kali ada seorang kakek bersorban putih, berjanggut panjang menampakkan diri bahkan ikut sholat di mushola asrama. Lalu, di atas atap ruang laundry pun sering kali ada sosok besar hitam duduk dengan manisnya hampir setiap malam.
Kepala asrama pun sempat mendengarkan suara orang batuk-batuk semalaman di mushola yang menempel tepat dengan rumah tinggal beliau, bahkan satpam asrama yang berjaga full 24 jam selama musim libur lebaran tiba, diikuti oleh sosok perempuan berambut panjang tergerai ke arah dapur.
Saya baru tahu cerita tersebut setelah hampir dua bulan bekerja di sana. Kejadian aneh pun satu per satu terjadi. Anak yang kerasukan hingga meraung-raung dan mencakar-cakar begitu mengganggu ketenangan di asrama, dan selepas lebaran, anak itu memutuskan untuk berhenti sekolah dan berasrama di sana. Ia memilih untuk kembali ke daerahnya di Kalimantan. Kejadian-kejadian yang mengganggu itupun baru menghilang setelah rekan saya membeli garam bukit. Garam bukit itu adalah butiran garam yang memang berfungsi untuk menangkal gangguan-gangguan dari makhluk-makhluk halus. Entah apa kabarnya kondisi asrama hari ini. September lalu saya memutuskan untuk berhenti bekerja di sana, fokus menyelesaikan penelitian skripsi saya dan kini, setidaknya saya sudah bisa tidur dengan nyenyak tanpa gangguan apapun.
END

View more

Gangguan-Gangguan di Asrama Putri

Horror Story Indonesia
Part 3
Ternyata tidak saya saja yang mulai terganggu dengan hal-hal aneh itu. Rekan saya pun mulai merasakannya. Pada suatu malam, tepat jam 00.30, entah ada apa tiba-tiba sebuah benturan keras terdengar dari depan jendela kamar kami. Saya dan rekan saya terbangun, rekan saya nampak terkejut, wajahnya pucat pasi. Saya berusaha menenangkan, akhirnya saya memilih untuk tetap terjaga dan membaca Al-Qur’an. Suara benturan sebanyak tiga kali terdengar, dilanjutkan lagi oleh suara gemericik air dan derit pintu. Padahal kamar mandi berada di luar, cukup jauh dari kamar kami, kamar mandi itu ada di bangunan keempat, tepat di seberang bangunan dimana kamar kami berada.
Keesokan harinya seorang penghuni asrama kerasukan. Sore harinya teman sekamarnya juga ikut kerasukan. Pihak asrama memanggil ustadz dan berdasarkan keterangan dari anak yang kerasukan itu, dia sering kali melihat harimau berwajah manusia berkeliaran di halaman asrama. Dia juga sempat melihat ada bayangan hitam besar yang duduk di ruang TV (ruang TV ini sebetulnya bukan sebuah ruangan, tapi balkon asrama di lantai satu) dan pada malam itu, istri dari petugas bersih-bersih asrama pun ikut kerasukan selepas pulang dari ruang laundry, jam 01.00 malam.
Saya mencoba mencari tahu tentang asrama itu, dan ketika saya bertanya kepada juru masak yang ada di asrama, beliau bercerita bahwa sebelum menjadi asrama, tempat itu memang adalah sebuah villa. Akan tetapi villa itu dijual karena salah satu penghuninya, seorang perempuan bunuh diri dengan menggantung diri di ruangan depan yang berada di bangunan ke dua. Setelah peristiwa itu, villa ini dijual kemudian dibeli oleh pemilik villa yang sekarang.

View more

Gangguan-Gangguan di Asrama Putri

Horror Story Indonesia
Part 2
Keempat wali asuh tidur dalam satu kamar. Entah pada malam keberapa ketika saya mencoba untuk memejamkan mata, tiba-tiba saya terhenyak, saya mendengar suara orang bercakap-cakap di depan kamar wali asuh, percakapan dalam bahasa yang saya sendiri tidak mengerti bahasa apa itu. Percakapan itu terdengar jelas sekali. Awalnya saya berpikir mungkin itu hanya halusinasi pendengaran saya saja, akan tetapi semakin saya dengarkan suara itu semakin jelas dan beberapa menit kemudian menghilang.
Saya terbangun, sementara ketiga rekan saya masih tertidur lelap. Saya lihat jam di HP, waktu itu jam menunjukkan sekitar pukul 01.15 WIB dini hari. Saya berbaring kembali dan ketika saya mencoba tidur, kali ini saya mendengar suara pintu berderit, lalu suara seperti orang yang tengah memukul-mukulkan palu. Suasana di asrama benar-benar hening, dan suara-suara itu begitu jelas terdengar. Belum lagi lolongan anjing dari bukit di belakang asrama yang banyak ditumbuhi rumpun-rumpun bambu dan semak-semak. Akhirnya hingga subuh tiba saya tidak bisa tidur.
Saya berusaha diam, tidak menceritakan apapun kepada rekan-rekan saya. Apalagi kepada anak-anak di asrama. Tapi malam demi malam saya lalui selalu dengan kondisi seperti itu. Suara jeritan perempuan, ketukan di jendela kamar, hingga suara benda yang jatuh begitu mengganggu malam-malam saya.

View more

Gangguan-Gangguan di Asrama Putri

Horror Story Indonesia
Part 1
Hai, saya Rhien. Ini pertama kalinya lho saya berbagi cerita di sini. Saya ingin berbagi cerita dengan teman-teman, sebuah cerita yang sederhana tapi sempat membuat saya sedikit merasa tertekan juga. Cerita ini berawal pada bulan Juli 2012. Saat itu saya tengah mencari pekerjaan part time disela-sela waktu kuliah saya, maklum sebagai mahasiswa tingkat akhir aktivitas akademik saya hanya mengerjakan skripsi dan alhamdulillah akhirnya saya mendapat pekerjaan sebagai wali asuh disebuah asrama sekolah di daerah Bandung. Jam kerja di asrama tersebut dimulai dari jam tiga sore sampai dengan keesokan pagi, dan setiap wali asuh harus tinggal di asrama tersebut.
Asrama itu adalah asrama putri. Ketika itu ada empat orang wali asuh di sana dan beberapa pengurus asrama. Di asrama itu ada sembilan bangunan yang letaknya saling terpisah satu sama lain, dan kamar wali asuh berada di bangunan ke lima (dalam hitungan posisi yang saya buat). Asrama itu memiliki halaman yang cukup luas, suasana di sana sangat sunyi sekali. Jangankan malam hari, pagi dan siang hari pun benar-benar sepi. Selama saya bekerja di sana, jarang sekali saya melihat warga sekitar yang berlalu lalang. Rumah-rumah yang ada di sekitar asrama memiliki pagar yang tinggi, sehingga agak sulit untuk melihat rumah tetangga.
Saya sempat mendengar bahwa asrama putri tersebut sebetulnya adalah sebuah villa keluarga. Villa tersebut dijual oleh pemiliknya kepada pemilik yang sekarang. Pada awalnya saya tidak menemukan hal-hal yang aneh di sana, meski jujur hati saya sebetulnya sangat tidak nyaman tinggal di tempat seperti itu. Tempat yang agak sulit akses transportasi, tidak ada angkot, hanya ada ojeg, itupun harus berjalan cukup jauh untuk menemukan ojeg itu. Kejadian-kejadian aneh mulai terjadi ketika menjelang pertengahan bulan Ramadhan (Agustus 2012). Entah kenapa diantara keempat wali asuh yang ada di sana, saya adalah wali asuh yang mendadak sulit tidur. Udara di sana sebetulnya sangat dingin, terlebih jika malam tiba. Akan tetapi setiap waktu tidur tiba, badan saya justru sering kali berkeringat.

View more

ISTRIKU PEMUJA PESUGIHAN POCONG

Horror Story Indonesia
Part 5
“Apa yang kamu lakukan, Sri?!” tanya
Akmadi menyebut nama panggilan istrinya yang bernama lengkap Sriatun itu.
Sri terkejut, namun cepat-cepat wajahnya berganti dengan senyuman begitu mengetahui yang datang adalah suaminya.
“Kita kaya raya, Mas! Kita kaya raya, Mas! Lihat ini, semuanya adalah uang!
Tidak apa-apa warung soto kita sekarang sepi, tapi sekarang kita bisa menjadi kaya raya dengan uang ini!” Ucap istrinya menyakinkan Akmadi.
“Jadi selama ini diam-diam kau memuja pesugihan pocong, Sri? Berarti benar apa yang diisukan orang-orang tentang warung soto kita, Sri?!” Tanya Akmadi seolah masih belum percaya dengan apa yang dilakukan istrinya.
Sriatun tidak menjawab pertanyaan suaminya. Ia diam seperti mengiyakan atas semua yang telah terjadi. Akmadi sempat tidak setuju dengan apa yang dilakukan istrinya yang menghalalkan segala cara
untuk mendapatkan kekayaan. Ia takut bahwa semua itu akan menimbulkan sesuatu yang tidak baik, membutuhkan tumbal misalnya. Namun, ia tidak bisa berbuat apa-apa, sebab semua sudah
dilakukan istrinya tanpa sepengetahuannya. Dan, penyesalan itu semakin mendalam saat anak semata wayangnya meninggal di jalan raya akibat ditabrak kendaraan bermotor sepulang dari sekolah. Akmadi
sempat menduga, jangan-jangan itu akibat tumbal bagi mereka yang memuja pesugihan pocong? Tapi, pikiran itu sirna saat ia hanyut dalam kenikmatan yang dihasilkan dari memuja pesugihan pocong yang dilakukan istrinya.
Konon, selain bisa menarik harta benda secara langsung yang menyerupai pocongan, mereka yang menganut pesugihan pocong juga ikut terbantu jika mempunyai usaha warung makanan, dagang dan sejenisnya. Caranya, pocong pesugihan itu bisa menarik pelanggan.
Pelanggan bisa merasa nyaman, betah, dan ingin kembali ke tempat yang diikuti pocong pesugihan.
Tapi apa yang dilakukan Sriatun, istri Akmadi, tentu saja tak sebanding dengan resiko yang harus mereka tanggung. Kenikmatan duniawi yang mereka reguk akan sirna dalam sekejapan mata. Tapi siksa dikemudian hari harus mereka tanggung sepanjang masa. Sebuah perbuatan tercela yang tak pantas untuk diikuti.
sumber: www.majalah-misteri.net
End

View more

ISTRIKU PEMUJA PESUGIHAN POCONG

Horror Story Indonesia
Part 4
Mendengar cerita itu, Akmadi hanya geleng-geleng kepala sambil sesekali menarik nafas dalam-dalam. Tapi, saat ditunjukkan gambar gadis yang katanya dipangku pocongan, Akmadi kurang yakin jika gambar itu diambil di warungnya.
Sebab, latar belakangnya tidak jelas dan bisa saja foto itu hasil rekayasa seperti fotofoto artis yang sering didengarnya di berita infotaiment di televisi. Ia yakin bahwa isu itu dihembuskan orang yang tidak senang pada warungnya. Tapi, siapa yang tega melakukannya?
Malam itu, dengan perasaan galau Akmadi pulang ke rumahnya yang tidak terlalu jauh dengan berjalan kaki. Barang dagangannya ditinggalkan begitu saja di warungnya, tanpa ada yang dibawa pulang.
Seperti biasanya Ia masuk ke dalam rumahnya yang sudah sepi dan pintunya tidak dikunci.
Mungkin istri dan anaknya yang sudah berumur 7 tahun sudah ketiduran sehingga sampai lupa mengunci pintu rumah, batin lelaki ini. Tapi, sampai di ruang tengah dan di dekat kamar yang biasa digunakan untuk menaruh barang-barang,Akmadi mendengar sesuatu yang aneh. Suara itu lirih sekali, tapi ia seperti mengenali siapa yang menguncapkan kata-kata yang berulang-ulang menyerupai pembacaan mantera itu.
“Kadang jin mayit, kadang jin duit! Kadang jin mayit, kadang jin duit!” begitu kalimat itu terdengar sampai berkali-kali. Tiba-tiba datang hembusan angin yang entah dari mana asalnya.
Akmadi yang sedang mendekati ruangan itu sampai dibuat merinding bersamaan dengan datangnya tiupan angin tersebut. Sementara dari dalam kamar, Akmadi masih mendengar suara yang mengucapkan mantera berulang-ulang itu. Tiba-tiba lagi terdengar suara seperti benda jatuh. Setelah itu suasana kembali sunyi.
Saat Akmadi memberanikan diri untuk mengintipnya, ternyata di dalam kamar istrinya sedang menghadapi sebuah benda yang terbungkus kain putih meyerupai wujud pocongan.
Tak kalah kagetnya, saat benda menyerupai pocongan itu dibuka ternyata di dalamnya berisi uang tunai yang jumlahnya menggiurkan saking banyaknya. Akmadi seolah tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Tapi, rasa penasaran membuat keberaniannya muncul untuk mengetahui apa yang sedang dilakukan istrinya.

View more

ISTRIKU PEMUJA PEUGIHAN POCONG

Horror Story Indonesia
Part 3
sotonya yang sebenarnya banyak terdapat di tempat lain. Warung soto milik Akmadi seolah menjadi ciri khas Kota Mojokerto.
Orang-orang dari luar Kota Mojokerto juga banyak yang mengenal dan suka makan di warung sotonya jika kebetulan melintasi Kota Onde-Onde ini. Di samping rasanya yang memang enak, harganya
juga terjangkau. Begitu rata-rata alasan pelanggannya.
Sekitar pukul 21.00 WIB, Akmadi menutup warungnya. Ia menyempatkan keluar sebentar untuk menengok ke kanan dan kiri, barangkali ada calon pembeli. Tapi, malam itu memang kelihatannya
tidak ada seorang pun yang akan mampir di warungnya. Ia melihat beberapa warung yang menyediakan menu lain, selain soto, telah tutup dan hanya warung milik Tono, penjual sate ayam yang masih buka.
Sebelum menutup warungnya, Akmadi sempat menarik nafas dalam-dalam sembari berucap dalam batin, mungkin sepinya warung soto ini adalah cobaan yang diberikan Tuhan kepadanya. Sebab, dulu
sewaktu warungnya ramai ia lupa bersyukur atau kurang bersyukur. Karena itu ia harus tabah dan sabar dalam menghadapinya.
Dengan sabar, ia yakin tidak akan membuat hatinya semakin gelisah Malam itu, usai menutup warungnya,
Akmadi mendatangi Pak Tono, penjual warung sate ayam yang masih satu deretan dengannya. Ia berkeluh kesah kepada temannya yang asal Madura itu tentang warungnya yang tiba-tiba menjadi sepi
pembeli.
“Jadi kamu sendiri belum mendengar tentang isu mengenai warungmu, Di?” Tanya temannya tersebut.
“Belum, memangnya ada apa, No?”
Akmadi balik bertanya. Tono akhirnya menceritakan apa yang didengarnya secara terperinci. Mulai dari
foto salah seorang yang katanya dipangku pocongan sampai warungnya yang sewaktu-waktu bisa minta tumbal. Tak hanya bercerita, Tono juga menunjukkan gambar seorang gadis yang katanya dipangku pocongan lewat telepon genggamnya.

View more

ISTRIKU PEMUJA PESUGIHAN POCONG

Horror Story Indonesia
Part 2
ada beberapa orang yang mengaku melihat penampakan pocongan yang sedang memangku seorang pembeli saat mereka berada di warung tersebut. Herannya, setelah ada peristiwa itu, justru yang lain malah ikut-ikutan menambah-nambahi.
Ada lagi yang menyebutkan jika orang yang sering makan di warung tersebut bisa-bisa akan dijadikan tumbal pesugihan pocong. Tak menunggu waktu lama, akibatnya isu itu warung makan milik Akmadi sepi pembeli.
Akmadi yang merasa tidak melakukan apa-apa dan tidak mengetahui isu pesugihan itu, menjadi heran sendiri. Hari itu, tidak ada seorang pembeli pun yang makan di warungnya. Kemarin masih ada satu-dua orang pembeli, namun sekarang tidak ada sama sekali yang mampir di warungnya. Istrinya yang biasa membantu melayani pembeli sudah pulang terlebih dulu, mungkin karena warungnya sepi.
Akmadi merasa lelah sekali hari itu. Jika dulu badannya lelah karena melayani pembeli, sekarang badannya lelah menunggu pembeli yang tidak ada satupun yang datang. Capek melayani pembeli
membuat hatinya senang. Tapi capek karena tidak ada pembeli tidak hanya membuat badannya yang lelah, tapi hatinya juga merasa nelangsa.
Dalam hati, lelaki ini terus bertanyatanya, ada apa ini, kenapa hanya dalam waktu tidak sampai seminggu warungnya menjadi tidak ada pembeli sama sekali?
Malam itu, sebelum menutup warungnya, Akmadi sudah bertekad akan mencari jawabannya. Ia akan menanyakan hal itu kepada salah seorang temannya, yang sama-sama membuka warung di sekitar
situ.
Dulu, warung soto milik Akmadi yang ada di Kota Mojokerto itu tak pernah sepi pembeli. Setiap kali dibuka mulai pukul 09.00-21.00 WIB, warung itu selalu ludes diserbu pembeli yang ingin menikmati

View more

ISTRIKU PEMUJA PESUGIHAN POCONG

Horror Story Indonesia
Part 1
Siang itu, warung soto Akmadi yang ada di Kota Mojokerto ramai sekali. Pada jam makan siang, warung makan yang letaknya cukup dekat dari Alun-Alun Kota Mojokerto memang selalu penuh sesak pembeli. Mereka yang makan tidak saja dari orangorang tua, namun, ada juga keluarga muda, bahkan anak-anak yang masih remaja juga ikut menikmati lezatnya warung soto Akmadi.
Jika sudah begitu suasana menjadi riuh seperti di pasar. Sambil makan, tidak sedikit dari pembeli yang asyik bercanda dan bertelepon ria. Bahkan ada yang fotofoto sambil menunggu pesanan yang belum datang.
Saat potret memotret, tidak ada yang menghebohkan dan hasilnya biasa saja. Konon, justru setelah tidak berada di warung milik Akmadi peristiwa aneh itu baru terjadi. Saat hasil fotonya dilihat di
layar tampak keanehan, yaitu salah satu yang dipotret itu ternyata seperti sedang di pangku sesuatu yang aneh berwarna putih menyerupai wujud pocongan. Dari beberapa pemotretan hanya sebuah foto
yang menampakkan gambar seperti itu.
Berita foto penampakan orang yang dipangku pocongan tersebut ternyata cepat menyebar, termasuk gambarnya juga menyebar dari handphone ke handphone lain.

View more