Ask @kisahcarlo:

kisah carlo yang ini sama dengan yang di sini? http://ask.fm/gentamaulanaman/answer/134821709472

Benar sekali,
Webseries ini dibuat untuk kepentingan non-komersil dalam rangka menyebarkan kepedulian, kewaspadaan dan edukasi terhadap penyakit HIV/AIDS bagi masyarakat melalui media elektronik. Tiap episode berdurasi 10-20 menit dan dirilis setiap dua minggu sekali di Youtube mulai 1 December 2015.
Episode 1: Pilot
Memperkenalkan Ruang Carlo dan karakter-karakter pekerja Ruang Carlo, diantaranya Dr. Jenny, Suster Fransiska, Sr. Leli, Imam dan pasien-pasien Ruang Carlo yang akan di ceritakan di episode-episode berikutnya. Fokus akhir dari episode akan menceritakan Maya dan Surya, pasangan suami istri pasien Ruang Carlo, dan memperkenalkan mereka untuk episode berikutnya.
Pesan & Edukasi :
1. Manifestasi kulit dan klinis pada HIV
2. Kelalaian berobat yang berdampak pada resistansi
3. Perlunya tes serial pada pasien beresiko bilates awal non-reaktif
4. Confidentiality / kerahasiaan dalam pelayanan
5. Jenis pelayanan Ruang Carlo: konseling, pemeriksaan, pengobatan
6. Empati dalam pelayanan
7. Kemungkinan infeksi oportunistik pada HIV positif
Jangan lupa selalu check https://www.youtube.com/channel/UCMm8ZvzGv1fA-VLHeJ7ufqg untuk update series.
https://www.youtube.com/watch?v=zIUyqx_-RQ8

View more

Another Cast

Dayu Wijanto sebagai Suster Leli
Dayu Wijanto lahir 21 Juli di Malang, dan dibesarkan di Pare, Jawa Timur, Indonesia, dalam keluarga yang mencintai seni dan olahraga, Dayu tumbuh dan memiliki prestasi di kedua bidang tersebut. Lulus dari Sekolah Hukum - Universitas Kristen Indonesia, ia kemudian melanjutkan studinya di Universitas New York. Perjalanan hidupnya juga membawa dia untuk tinggal di Munich, Jerman untuk sementara waktu untuk mendapatkan pelatihan pesawat ketika ia bekerja di bawah BJ Habibie, yang ketika itu masih menteri riset dan teknologi.
Kembali ke Indonesia pada tahun 2004, Dayu memutuskan untuk bekerja di Harper Bazaar dan Hello! Majalah Indonesia, sebuah perusahaan media besar di bawah MRA Group. Tapi itu saat bekerja sebagai Managing Editor di majalah Hello bahwa dia menyadari panggilan yang sebenarnya. Peran film pertamanya adalah Arisan! 2, kemudian terus muncul di beberapa serial TV, FTV, iklan dan peran kecil lainnya di film. Dia memberikan performa yang luar biasa di 'Selamat Pagi, Malam' (2013) sebagai Ci Surya, di mana ia memberikan performance yang indah. Perannya juga menuai banyak pujian. Dia memenangkan 2014 Aktris Terbaik di majalah Tempo dan tercatat sebagai Best New Comer 2014 di Piala Maya. Beberapa film barunya yang dirilis baru-baru ini, seperti ‘Bulan Di Atas Kuburan’ (2014), 'Iseng' (2015) dan beberapa film yang baru lainnya masih dalam proses pembuatan.
Dalam Kisah Carlo, Dayu memerankan Suster Leli, Suster senior di ruang Carlo yang sudah bekerja disana sejak Ruang Carlo dibuka pada tahun 2011. Sebelumnya Suster Leli sudah berpengalaman merawat para penderita HIV. Pasien pertama yang ia tangani adalah 14 tahun

yang lalu dan ia ingat bagaimana pasien tersebut tidak mendapat perlakuan manusiawi karena kurangnya informasi tentang HIV saat itu. Suster Leli belum menikah, ia mendedikasikan hidupnya bagi profesinya. Ia tegas namun ramah.
FILMOGRAPHY
• Kisah Carlo (2015)
• Iseng (2015)
• Gila Jiwa (2015)
• Rumah Malaikat (2015)
• Night Bus (2015)
• Bulan Di Atas Kuburan (2014)
• Selamat Pagi, Malam (2013)
• The Sun, The Moon and The Hurricane (2013)
• Arisan-2 (2011)

View more

About The Filmmakers 2

PAUL AGUSTA | Director @Paul_Agusta
Setelah lulus dari Arizona State University, Amerika Serikat, Paul Agusta memulai karir filmnya sebagai jurnalis / kritikus film untuk The Jakarta Post. Pada tahun 2008, Paul menyutradarai film panjang pertamanya "Kado Hari Jadi (The Anniversary Gift)", Paul pun terus berkarya untuk beberapa tahun ke depan dan menghasilkan film panjang "At The Very Bottom of Everything" (2010) serta "Parts of The Heart" (2012).
Tiga film panjang pertama serta belasan film pendek Paul telah menuai banyak prestasi di kancah perfilman internasional, seperti International Film Festival Rotterdam, PiFan (Puchon International Festival Fantastic Film), Hawaii International Film Festival dan Vancouver International Film Festival. Saat ini Paul sedang aktif mengembangkan beberapa proyek film panjang.
FILMOGRAPHY
FILM PANJANG
• Kado Hari Jadi (The Anniversary Gift) (2008)
o Official Selection International Film Festival Rotterdam 2009 o Official Selection Jakarta International Film Festival 2009
o Official Selection Q! Film Festival Jakarta 2009
• At the Very Bottom of Everything (2010)
o World Premiere at International Film Festival Rotterdam 2010 o Official Selection Q! Film Festival Jakarta 2010
• Parts of the Heart (2012)
o World Premiere at International Film Festival Rotterdam 2012
o Official Selection Vancouver International Film Festival 2012
o Official Selections PiFan (Pucheong International Fantastic Film Festival) 2012 o Official Selection Q! Film Festival Jakarta 2012
o Official Selection World Film Festival of Bangkok 2012
o Official Selection Seattle LGBT Film Festival 2012
o Official Selection Jogja/NETPAC Asian Film Festival 2012
Beliau juga akan bermain disalahsatu episode loh...

View more

About The Filmmakers

ANDRI CUNG | Director & Scriptwriter
Setelah menyelesaikan pendidikan film dan produksi TV di Sydney, Australia, ANDRI CUNG kembali ke Indonesia dan memulai karirnya di dunia film.
Pada tahun 2010 , ia menyutradarai film pendek pertamanya "PAYUNG MERAH (RED UMBRELLA)". Debut film pendek-nya memenangkan banyak penghargaan Internasional & Nasional. Diantaranya, terpilih oleh pemenang Academy Award (Oscar) Oliver Stone sebagai Film Pendek Terbaik di @ScreenSingapore International Film Festival 2011.
Tahun 2014, Andri menyutradarai film panjang pertamanya "THE SUN, THE MOON & THE HURRICANE" yang merupakan cerminan dari visi dan idealismenya sebagai pembuat film. Ia menantang dirinya untuk membuat film berkualitas baik namun ber-budget kecil di tengah maraknya industri perfilman Indonesia. Saat ini ia tengah mempersiapkan beberapa proyek film baru. Diantaranya adalah film berjudul"DESEMBER".

FILMOGRAPHY
FILM PENDEK
• Payung Merah (2010, Co-direct dengan Edward Gunawan) o Film Pendek Terbaik @ScreenSingapore
o Film Pendek Terbaik Europe On Screen 2012
o Film Pendek Terbaik Festival Film Solo 2012
o Nominasi film pendek terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2011 o Official Selection Hongkong International Film Festival 2011
o Official Selection Palm Springs ShortFest 2011
o Official Selection Phoenix International Film Festival 2011
o Official Selection Los Angeles Asia Pacific Film Festival 2011.
• Merindu Mantan (2012)
o Nominasi Film Pendek Terbaik Osians Cinefan Film Festival 2012
o Nominasi Film Pendek Terbaik Europe on Screen 2012
o Nominasi Film Pendek Terbaik XXI Short Film Competition 2013
o Official Selection Luang Prabang International Film Festival 2015, Laos
• Buang (2012)
o Nominasi Film Pendek Terbaik Piala Maya 2012
• Rawa Kucing (2013, Bagian dari Omnibus “3Sum”)
o Pemenang Aktor Pendatang Baru Favorit (Natalius Chendana) –
Indonesian Movie Award 2013
o Nominasi Best New Actor (Natalius Chendana) - Piala Maya 2013 o Nominasi Best New Actor (Ronny P. Tjandra) - Piala Maya 2013
o Nominasi Best Omnibus Actress (Aline Adita) - Piala Maya 2013 o Nominasi Best Segment in Omnibus Films - Piala Maya 2013
FILM PANJANG
• The Sun, The Moon, & The Hurricane (2014)
o World Premiere at Vancouver International Film Festival 2014
o Nominasi Best New Director at Vancouver International Film Festival 2014 o Official Selection Jakarta International Film Festival 2014
o Official Selection Jogja-NetPac Asian Film Festival 2014
o Official Selection Cinemasia Film Festival Amsterdam 2015
o Official Selection Bangkok International Gay Lesbian Film Festival 2015

View more

Tentang Ruang Carlo

"Kami menyaksikan kebesaran kasih Tuhan yang menyentuh juga pada mereka yang terinfeksi HIV. Melalui perjumpaan di Ruang Carlo, kami, pasien, keluarga dan staf di pelayanan RS St Carolus bersama ikut mengalami syukur dan kesempatan harapan hidup yang diperbarui. Kejadian sakit bisa menjadi suatu kejadian syukur Tuhan yang telah mencintai. Tak ada kesempatan yang lebih indah dari membagikan pengalaman ini melalui Webseries Kisah Carlo yang akan mulai dapat diakses di youtube.com/kisahcarlo 1 Desember 2015.
Semoga melalui tayangan yang bebas diakses dan dibagikan ini kami dapat turut memperluas kepedulian, kewaspadaan, harapan dan edukasi atas problematika penyakit HIV/AIDS bagi masyarakat."
Ruang Carlo menjadi tempat perjumpaan para Sahabat Carlo, bukan saja pasien dan keluarganya, tetapi juga mereka yang peduli, mau terlibat, mau berbagi untuk bersama menanggulangi problematika infeksi HIV. Para Sahabat Carlo berkontribusi dan ambil bagian dalam perannya masing masing yang khas, pada waktunya, pada tempatnya. Suatu kepedulian kolektif yang pada gilirannya menghadirkan kebersamaan rasa syukur. Sahabat Carlo, sahabat dalam bersyukur."

View more

How do you greet your friends?

Hello,
Another cast you will see on Kisah Carlo Webseries:
Gesata Stella sebagai Dokter Jenny
Setelah lulus dari gelar Sarjana Hukum di Universitas Atma Jaya pada tahun 2009, GESATA STELLA mengejar cita-citanya di dunia akting dengan bergabung Gladiactor Acting School dan bergabung dengan Teater Popular yang didirikan oleh sutradara senior Indonesia, almarhum Teguh Karya yang kini dipimpin oleh aktor senior Slamet Rahardjo.
Di tahun 2009, ia berperan dalam Film TV "Krisis 1" (2009) dan "Krisis 2" (2010) dan film pendek untuk Mercedez Benz yang disutradarai oleh Slamet Rahardjo. Sejak itu ia aktif berpartisipasi dalam dunia teater untuk mengasah bakatnya di dunia akting dan tampil dalam dua produksi teater “Penagih Hutang" (2011) dan "Setan Dalam Bahaya" (2013). Keduanya diproduksi oleh Teater Populer.
Pada 2012 Gesata berperan dalam film "Sanubari Jakarta" di mana ia memainkan empat karakter yang berbeda sekaligus. Peran tersebut membawa Gesata sebagai pemenang The Best Actress of Omnibus Film di PIALA Maya 2012 dan nominasi untuk Best New Comer Actress di Indonesian Movie Award 2013.
Pada tahun 2013, ia membintangi tiga film, "3Sum (Insomnights)", "Kisah Tiga Titik" dan "The Sun, The Moon & The Hurricane".
Dalam Kisah Carlo, Gesata berperan sebagai Dokter Jenny, dokter baru di Ruang Carlo. Ada panggilan dalam dirinya untuk melayani para penderita HIV, walaupun tunangannya, Wira (30), keberatan dengan pilihannya. Dokter Jenny bertutur kata halus dan sabar.
FILMOGRAPHY
• Penagih Hutang (2011 – Theater Production of Teater Populer) as Haryati
• Setan Dalam Bahaya (2013 – Theater Production of Teater Populer) as The Wife
• Mercedez Benz Show (2009 – Theater Production of Teater Populer) as Lauren
• Krisis 1 (2009 – Film TV) as Munah
• Krisis 2 (2010 – Film TV) as Mursiwi
• Sanubari Jakarta (2012 – Feature Film Omnibus) as Theresia, Bianca, Liona
• Kisah Tiga Titik (2013 – Feature Film) as Wati
• The Sun, The Moon & The Hurricane (2013 – Feature Film) as Susan
• 3Sum (Insomnights) (2013 - Feature Film Omnibus) as Nina
AWARDS & ACCOMPLISHMENT
• Winner The Best Actress for Omnibus in Film Piala Maya 2012
• Nominated for The Best New Comer Actress in Indonesian Movie Award 2013

View more

What Wikipedia article have you recently read?

Instead of Wikipedia, why no sent us more question because...
we have professionals behind to answer your curiosity about the movie, process, team, actor/actresses, nun, even doctor and some hospital.
here's another cast on our web series...
Putri Ayudya sebagai Maya
Saat kuliah di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Putri yang aktif di teater sastra juga menjadi salah seorang pendiri Teater Psikologi UI, atau yang dikenal dengan nama TEKO UI. Ketertarikannya akan dunia entertainment ia lanjutkan dalam dunia TV dengan menjadi presenter di Trans7 untuk acara travel Jejak Petualang dan Selamat Pagi. Ia juga sempat menjadi Duta Smesco Indonesia 2013-2014.
Film yang diputar secara nasional di TV Pesan dari Samudra adalah film pertama yang diperankan oleh Putri bersama dengan Lukman Sardi dalam bentuk FTV. Tahun 2015 ini Putri telah memerankan istri dari Reza Rahadian dan menggali keseriusannya dalam seni peran di film karya Garin Nugroho “Guru Bangsa Tjokroaminoto”. Saat ini bersama dengan beberapa partnernya, dia membentuk PT WOI Citra Media, perusahaan podcast tv dan media advertising di dalam transportasi publik yaitu mikrolet.

Dalam Kisah Carlo, Putri Ayudya memerankan Maya, seorang istri yang divonis terkena HIV. Maya merasa dirinya tidak pernah melakukan tindakan beresiko HIV. Belakangan disadari Maya mendapat HIV dari mantan suaminya pengguna narkoba dahulu. Maya memiliki seorang suami bernama Surya dan adik suaminya, Hesti yang menemaninya menghadapi HIV.
FILMOGRAPHY
• Guru Bangsa Tjokroaminoto (2015)
• Pesan Dari Samudra
• Cleasing Fish (2013)
• Presenter - Selamat Pagi (2013 - 2014)
• Presenter - Jejak Petualang (2010 - 2012)
AWARDS AND ACCOMPLISHMENT
• Putri Intelegensia Indonesia 2011
• Finalis Wajah Femina 2008

View more

halo admin..ada ada semacam sekilas pengenalan karakter2nya dulu mumpung sebelum webseries nya dimulai?

Jajang C. Noer sebagai Suster Fransiska
Jajang C Noer lahir di Paris, Perancis, 28 Juni 1952 aktris film dan putri tunggal dari tokoh nasional pergerakan kemerdekaan Indonesia Nazir Datuk Pamoentjak. Jajang C. Noer memulai karirnya dari tahun 1987 dengan film Cintaku di Rumah Susun yang membuatnya menjadi aktris ternama. Ia juga telah mendapat banyak penghargaan salah satunya adalah Festival Film Indonesia tahun 1992 dalam kategori Aktris Pendukung Terbaik melalui film Bibir Mer. Suaminya adalah Arifin C. Noer.
Dalam Kisah Carlo, Jajang berperan sebagai Suster Fransiska, rekan terdekat Dokter Remon, pencetus dan pendiri Ruang Carlo. Ia yang setiap hari in-charge di Ruang Carlo. Ia juga sering memberikan konseling bagi para pasien.

FILMMOGRAPHY

• Cintaku di Rumah Susun (1987)
• Bibir Mer (1992)
• Badut-Badut Kota (1993)
• Surat untuk Bidadari (1994)
• Eliana, Eliana (2002)
• Biola Tak Berdawai (2003)
• Arisan! (2003)
• Berbagi Suami (2006)
• Laskar Pelangi (2008)
• Cinta Setaman (2008)
• 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita (2010)
• Khalifah (2011)
• Tebus (2011)
• Batas (2011)
• Mata Tertutup (2011)
• Dilema (2012)
• Cinta Tapi Beda (2012)
• Gending Sriwijaya (2013)
• Belenggu (2013)
• Tenggelamnya Kapal Van der Wijck (2013)
• Retak Gading (2014)
• Cahaya Dari Timur: Beta Maluku (2014)
• Erau Kota Raja (2015)
• Filosofi Kopi (2015)
• Hijab (2015)
• Toba Dreams (2015)
• Air Mata Fatimah (2015)
AWARDS AND ACCOMPLISHMENT
• Aktris Pembantu Terbaik Piala Citra FFI 1992 (Bibir Mer)
• Drama Seri Terbaik Piala Vidia 1997 (Bukan Perempuan Biasa)
• Aktris Terbaik Cinefan Award 2002 (Eliana Eliana)
• Nominasi Supporting Actress MTV Indonesia Movie Award 2004 (Biola Tak Berdawai)
• Nominasi Aktris Terbaik FFI 2004 (Eliana Eliana)
• Nominasi Aktris Pembantu Drama Lepas, Piala Vidia 2005 (Senyum Untuk Dessy)
• Nominasi Aktris Terbaik IMA 2007 (Berbagi Suami)
• Nominasi Aktris Terbaik FFI 2010 (7 Hati 7 Cinta 7 Wanita)
• Nominasi Aktris Terbaik IMA 2011 (7 Htai 7 Cinta 7 Wanita)
• Nominasi Aktris Terbaik Piala Vidia FFI 2011 (Sandal Butut)
• Aktris Terbaik IKJ Award 2012
• Pemeran Utama Wanita Terunggul, Apresiasi Film Indonesia 2012 (Mata Tertutup)
• Aktris Pemeran Utama Terpilih, Piala Maya 2012 (Mata Tertutup)
• Piala Citra FFI 2013, Aktris Pendukung Terbaik (Cinta Tapi Beda)
• Nominasi Piala Maya 2013, Aktris Pendukung (Rumah & Musim Hujan)
• Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Versi Tempo 2014

View more

min, ada casting ga untuk web series kisah carlo?

Too bad the casting was 2-3 months ago and the shooting ended a month ago.
Doakan viewer-nya memungkinkan kami untuk membuat lanjutannya, jadi kami bisa membuka casting berikutnya.
Kamipun sangat mengharapkan web series ini bisa membangun awareness di publik Indonesia, bahwa HIV dapat diredamkan dan dikurangi tingkat penularannya.
Iya, penularan dapat dihentikan dan tidak mematikan jika kita menanganinya dengan cara yang tepat, jika ada pertanyaan seputar medis dan mengenai pembuatan atau bahkan pemeran, kami dengan sangat senang sekali untuk berbagi dan menjawab satu persatu.
Thank You.

View more

Kisah Carlo

http://youtu.be/NS3ok8P4f7M
Sebuah rangkaian Web Series yang terdiri dari 10 episode.
Tiap episode dirilis setiap dua minggu sekali di Youtube dengan berdurasi 10-20 menit.
Ruang Carlo adalah pusat pelayanan dan pengobatan bagi para penderita HIV/AIDS di Rumah Sakit St. Carolus, Jakarta. Cerita berpusat pada dinamika kehidupan di Ruang Carlo, para pekerja disana; dokter, perawat, biarawati dan konselor serta para pasien. Tentang pergulatan, tantangan dan harapan mereka.
Webseries ini dibuat untuk kepentingan non-komersil dalam rangka menyebarkan kepedulian, kewaspadaan dan edukasi terhadap penyakit HIV/AIDS bagi masyarakat melalui media elektronik.
Presented by Good Sheep Production & Kinekuma Pictures
In Association With Pelayanan Kesehatan Sint. Carolus & Ruang Carlo
Created by Andri Cung
Directed by Andri Cung & Paul Agusta
Produced by Kyo Hayanto
Staring:
Jajang C. Noer, Gesata Stella, Putri Ayudya, Dayu Wijanto, Natalius Chendana, Chicco Kurniawan, Ina Panggabean, William Tjokro, Paul Agusta, Marissa Anita, Irina Chiu, Emil Kusumo, Rangga Djoned, Violeta Mongi, Fadlyan Makmun.
Soundtrack:
Pencipta Lagu : Keisuke Kuwata
Lirik : Katon Bagaskara
Penyanyi : Katon Bagaskara & Ruth Sahanaya
Produksi : PT Aquarius Musikindo
Ask.fm account:
Paul Agusta (@Paul_Agusta)
Kyo Hayanto (@papapuun)
Chicco Kurniawan (@chorechild)

View more