Kenapa kebanyakan lakilaki melihat outer terlebih dulu, lalu baru inner, kenapa koh?

karena wanita juga ngelakuin hal serupa, tapi biasanya ga nyadar dan/atau ga berani ngaku aja. sementara pria mah dangkal, jadi ga ribet/keberatan ngaku begitu. 😀
orang SELALU menilai tampilan luar (fisik), entah dalam konteks romansa, pergaulan, karir, studi bahkan juga relijius. dalam konteks ketertarikan, pria memang lebih terpacu oleh faktor visual, alias keindahan fisik. tujuannya sih sederhana: untuk memperbesar kemungkinan keturunan yang fit sehat, ya harus cari (calon) ibu yang fit sehat juga dong.
nah secara biologis, fit sehat itu bisa diterjemahkan ke dalam sejumlah 'faktor cantik' seperti wajah simetris, rambut panjang, buah dada besar, rasio pinggang pinggul 0,7, dsb. makanya pria akan cepat horny jika melihat wanita yang punya faktor-faktor cantik begitu.
wanita juga sama kok ingin memperbesar kemungkinan keturunan yang fit sehat dengan cara mencari (calon) ayah yang fit sehat. namun ada sedikit perbedaan, wanita menilai pria lebih berdasarkan faktor tampilan status sosial (kerjaan dan penghasilannya, kendaraan dan propertinya, keluasan jaringan pergaulannya, dsb). faktor tampilan fisik pria juga diperhitungkan kok, tapi seringkali bobotnya tidak setinggi faktor tampilan status sosialnya.
kenapa begitu? karena mengasuh keturunan adalah proyek yang sangat beresiko, jadi wanita lebih mementingkan keamanan (sukses, populer, pemimpin, terjamin, dsb) daripada kegantengan, walau biasanya yang sukses begitu biasanya sekaligus lebih keren ganteng sih karena mampu jaga badan/penampilan.
jadi mengulang pertanyaan awal, sesungguhnya pria dan wanita SAMA-SAMA mengukur tampilan luar demi menentukan nilai seseorang. kalau tampilan luarnya sudah lulus 'fit and proper test', barulah faktor kepribadian dan segala tetek bengek inner beauty itu jadi bahan perhitungan.
that's just how life is, we judge a book by its cover. it's just men are relatively more easy and open to admit such crime than women.

View more