Kak kenaikan bbm kan diiringi kenaikan bahan pokok, sandang pangan semua naik, bukankah akan menjadi beban tersendiri lagi bagi masyarakat?

I got tons of questions like this. Here, let me answer this kind of question once and for all.
.
First thing first, kamu mesti tau tentang inflasi.
Waktu gue masih SD, gue bisa beli sebungkus Chiki dengan duit 500.
Sekarang gue bayar Chiki pake 500 yang ada ya gue digampar.
Proses menurunnya nilai mata uang ini disebut dengan inflasi.
.
Di tahun 2013 itu inflasi mencapai 8.38%.
Artinya sebuah benda yang harganya 100,000 Rupiah di awal tahun 2013,
harganya akan naik 8.38% jadi 108,380 Rupiah di awal tahun 2014.
.
Sedangkan di tahun 2014 ini diperkirakan inflasi hanya akan mencapai 7.3%.
Kenapa inflasi di tahun 2014 bisa lebih rendah dari 2013?
Karena di tahun 2013, SBY menaikkan harga BBM dari 4,500 jadi 6,500 (naik 44%).
Gue masih inget banyak yang teriak-teriak keberatan mengenai kebijakan tersebut,
but look at you guys now,
still alive and kicking.
Kenaikan BBM yang dilakukan Jokowi barusan dari 6,500 jadi 8,500 (naik 30.7%) tentu saja akan terasa lebih ringan dibandingkan dengan kenaikan di tahun 2013.
Kalian sudah melewati kenaikan 44%,
masak kenaikan 30.7% aja sewot?
.
Btw, yang naik kan nggak cuma harga BBM, sandang, pangan, tapi juga pemasukan kamu. Harga produk/jasa yang kamu/orang tua kamu sediakan ke masyarakat juga akan dihargai lebih pastinya.
.
So, please. Dengan membayar tambahan biaya dua ribu per liter, kita sebenarnya menambah duit belanja Indonesia sebanyak 100 triliun Rupiah.
100 triliun.
100,000,000,000,000 Rupiah.
Jika setelah membaca ini,
kamu masih merasa bahwa uang dua ribu per litermu lebih penting daripada 100 triliun Rupiah negara Indonesia,
I truly feel sorry for you.
.
Bonus GIF supaya kamu bisa membandingkan perbedaan antara menggunakan kendaraan pribadi dan transportasi umum.

View more