Pas aldio bangun trs gmn tuh kaaa

https://ask.fm/ohuangzi/answers/134206217046 (2)
-
Aldio masih nyenderin kepalanya di pundak Rissa. mereka masih di sofa ruang tv dan udah satu jam kayak gini. sesekali Rissa mijitin kepalanya Aldio, ini bukan kali pertama dia ngadepin orang mabok sih tapi tetep aja.
Rissa agak males jadinya sama nih cowo.
"Ris." akhirnya Aldio ngomong juga. suaranya serak.
Rissa agak nengok, "kenapa?"
"kepalaku pusing banget."
"kamu minum berapa banyak?"
Aldio langsung diem, dia ngangkat kepalanya dan ngeliatin Rissa. dia tau Rissa gasuka banget cowo yang mabok gini dan dia malah.... 'ahelah udah deket gini juga' pikir Aldio dalem hati.
Rissa cuma sighing, nepuk nepuk pahanya. "sini."
"hah?"
"sini, tiduran disini. aku pijitin kepalanya."
dan Aldio nurut, dia langsung tiduran di pahanya Rissa. kalo dalam keadaan sadar 100% sih nih cowo udah merah mukanya dan Rissa ga mungkin sesantai ini nyuruh dia tiduran di pahanya.
tangan Rissa udah mijitin kepalanya Aldio yang udah merem.
"panas." Aldio tiba tiba ngomong sambil buka kancing kemejanya.
1
2
Rissa masih santai aja kan ngeliatin.
3
Rissa mulai diem, bentar bentar.
4
"Ald-"
5
"Aldio bentar-"
6
"ALDIO UDAH!"
Rissa langsung nahan tangan Aldio setengah mati karena susah juga ya menjangkau tangannya Aldio kalo dalam posisi gini. Aldio langsung diem, dia ngebuka matanya dan ngeliatin Rissa yang mukanya udah merah, banget.
"merah, muka kamu merah." jari Aldio udah nusuk nusuk pipinya Rissa. "hahahaha merah lucu banget kayak strawberry. aku suka strawberry."
Rissa diem.
dia tau orang mabok jangan ditanggepin.
"Rissa."
Rissa cuma nengok ke Aldio, ngeliatin muka Aldio yang udah ga ada bedanya sama cowo cowo di drama korea kalo lagi mabok. sama aja. tapi Aldio lebih ganteng, menurut dia.
"aku suka strawberry."
"iya aku denger kok."
"kamu tuh strawberry."
"hah?"
"aku suka ka-" Rissa langsung ngebekep mulut Aldio. "hm!"
setengah panik, Rissa ngomong. "ja-jangan diterusin ok?" dia diem bentar. "karena kalo diterusin, pasti nanti pagi yang inget cuma aku, dan kamu? pasti lupa."
dan Aldio cuma diem, meanwhile Rissa lanjutin mijitin kepala Aldio.
"kamu jangan minum lagi."
"hm aku ga minum kok."
"ya mana ada orang mabok ngaku mabok."
"aku ga mabok Ris."
"terserah."
"Ris, panas. aku mau buka celanaku."
"HAH? JANGAN!"
"panas." Aldio pasang muka :[ ke Rissa. "panas disini panas."
Rissa cuma ngeliatin Aldio, seinget dia sih nih cowo galak dan ya tipe cowo cool yang selalu bermuka datar ke orang orang. tapi sekarang yang tiduran di paha dia malah kayak anak kecil umur 7 tahun.
dan ga mungkin Rissa bisa ngebiarin Aldio ngebuka celananya, masalahnya baru liat upper bodynya Aldio aja dia pusing. takut trauma.
"kamu tunggu disini."
"hmmm? jangan tinggalin aku." Aldio ngomong dengan nada ngerengek gitu sambil megangin tangan Rissa. "jangan pergi."
"engga, aku balik lagi. aku ambilin celana pendek papa."
"papa?"
"mana papa? ada papa aku?"
Rissa udah ngacak ngacak rambutnya sendiri, stres ngomong sama orang mabok.
"terserah, Aldio. terserah"