duh bibir aldio. manatahan.

mei 2015 (2)
-
Aldio lagi nyenderin kepala ke setir, dia masih setengah sadar karena tadi dibangunin Rissa. dia juga malu bisa bisanya ketiduran di depan ruang jurusan Rissa.
malu banget, pasti banyak yang liat.
"Aldio."
Aldio langsung nengok karena namanya dipanggil, Rissa baru aja masuk mobil abis pamitan sama Renata dan Uni yang sempet panik karena Rissa lari tadi.
"hey." suara Aldio serak, suara orang bangun tidur. "udah pamitannya?"
Rissa cuma ngangguk dan senyum.
"aku kan udah bilang aku pulang sendiri aja?"
"gamau. aku gamau kamu pulang sendiri." Aldio benamin mukanya ke setir dan ngomong pelan. "maaf ya, malu ya liat cowonya ketiduran kayak gitu?"
"hah?"
"kamu malu ga?"
"ya enggalah." Rissa chuckled, ngacak ngacak rambut Aldio. "aku justru gaenak sama kamu. kakak bem eksis kok disuruh nunggu lama."
"heh udah bukan bem."
"tapi kan dikenalnya gitu?"
tangan kiri Aldio udah narik tangan Rissa sampe jarak muka mereka deket banget. she closed her eyes, she knew what was he going to do tho. then in less than 3 seconds, she felt his lips on hers.
a really soft kiss from soft lips.
-
jangan ditanya jalanan jam 12 malem sesepi apa, karena sekarang Aldio udah sampe di depan rumah Rissa. tapi dia masih ga rela Rissa pergi.
"Ris."
"hm?"
"aku... masih kangen."
Aldio ngomong pelan, dia mainin jari tangannya sendiri. dia tau Rissa udah capek karena rapat dan besok masih ada kuliah. dia bahkan kuliah jam 8, Rissa jam 10 sih.
"aku juga."
Rissa ngegandeng tangan Aldio dan senyum. jarinya udah mainin jari Aldio.
"mau nginep?"
ini dia. pertanyaan yang paling Aldio tunggu akhirnya keluar juga. dia masih ngeliatin Rissa dan nanya lagi.
"nginep? gapapa?"
"ada papa mama sih kan tinggal bilang. lagian udah jam segini juga dan kamu keliatan beler banget? idk if i will let you drive alone?"
"jadi?"
"tapi kamu ada baju ga buat besok?"
Aldio langsung senyum, dia ngelirik ke jok belakang. "kamu lupa isi mobil aku apa?"
-
01.30
Aldio pikir, dia bisa cuddle sama Rissa. tapi nihil. karena sekarang Rissa malah ngerjain tugas sambil telungkup di atas kasur. Aldio tiduran di samping Rissa sambil nopang dagu.
"kamu ga tidur?"
Rissa ngeliatin Aldio, senyum tipis dan narik dagu Aldio. she knows he wants to cuddle, and thats why she keeps kissing his lips.
"kamu tidur duluan gih."
"aku maunya tidur sama kamu."
"ini kan sama aku?"
"maksudnya sama sama tidur."
"aku masih nugas, sayang."
Aldio diem, dia langsung senyum dan ngekedetin Rissa lagi. tangan kirinya udah di pinggang Rissa dan mukanya deket banget.
"tadi bilang apa?"
"sayang?"
muka Aldio langsung merah, mereka emang sejarang itu pake sebutan kayak gini.
"aku cium boleh ga?"
Rissa naruh pulpennya dan ngeliatin Aldio.
"menurut kamu?"
"kan kamu lagi nugas siapa tau kam-"
"ck lama ah."
she pulls him and kiss his lips.
'why is she so aggressive tonight?' itu isi pikiran Aldio. tapi toh dia malah ngeladenin Rissa, dan tau tau udah jam 2 pagi.
tugas Rissa apa kabar.