nin, udah kerja ya? apa kabaaar? cerita dongg kerjaannya sekarang, kali bisa jadi bahan motivasi adek2 pas aku di kelas hehehe.. semoga sukses yaa sayang *blowkiss* 😘❤️

widi sarinastiti

Hehe iya bu Widiii, alhamdulillah baik walaupun agak stres dikit (katanya kerja kalau engga stres engga afdol ya, bu?) 😂
Cerita apa ya, bu? Umm... jadi saya sekarang kerja di kantor perwakilan dagang Korea yg ada di Surabaya. Semacam BUMN-nya Korea gitu lah, bu. Di sana, posisi saya sebagai event staff di tim marketing; jadi saya (dan event staff lain) yg bertugas meng-handle event yg akan diadakan.
Tapi bu, mohon jangan dibayangkan event yg saya handle ini layaknya event-event have-fun-oriented. Kalau event yg sudah pernah saya tangani (di MMB khususnya) kan biasanya membutuhkan konsep kreatif yg menunjang estetika. Sedangkan di Kotra, event-nya beda. Sama-sama membutuhkan kekreativitasan sih........... tp dalam hal mempersuasi pengusaha-pengusaha biar mau bergabung/datang dalam event ini 😅 yah, intinya saya harus melakukan telemarketing dalam pekerjaan saya, 180° melenceng jauh dari apa yg banyak saya pelajari saat kuliah 😂😂
Tapi kan memang ga ada ilmu yg sia-sia ya, bu. Berhubung di perkuliahan dulu saya sempat belajar Dasar Komunikasi (kurang tau di kurikulum sekarang namanya apa), maka saya engga seberapa menemui kesulitan ketika pertama kali bekerja. Apalagi dulu saya juga pernah kerja praktik di radio yg mengharuskan saya untuk berkomunikasi dengan banyak orang dari berbagai macam kalangan.
Sejak H-3 sampai hari pertama kerja, saya luar biasa takut bu, cemas, gelisah, karna kan bidangnya benar-benar jauh dari MMB, di luar area saya dan saya sama sekali engga punya pengetahuan mengenai marketing. Tapi ternyata keluar dari comfort zone itu dapat mengelevasi diri sendiri ke level yg lebih tinggi. Sekalian jadi ajang 'ngetes' diri sendiri juga sih bu, "aku sebenernya bisa nggak sih ngerjain sesuatu yg bukan bidangku?"
Dan ternyata saya bisa.
Mungkin seandainya saya lebih mendengarkan kekhawatiran saya di awal dan membiarkan kesempatan untuk bekerja di sana hilang, saya nggak akan belajar banyak hal baru yg (bisa jadi) bermanfaat untuk hidup atau pekerjaan saya selanjutnya. Mungkin juga saya nggak akan bertemu orang-orang hebat yg (siapa tau) menjadi relasi yg membuka banyak jalan untuk kita di waktu yg akan datang.
Jadi kesimpulan cerita saya adalah: saya bersyukur karna memberanikan diri keluar dari comfort zone dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yg ada.
Maaf ya bu, kalau ceritanya terlalu panjang dan nggak menarik 😅😂

View more