Apa satu hal yang terjadi dalam hidupmu yang tanpa kejadian itu kamu tidak akan menjadi seperti sekarang?
Mau cerita sedikit..
Gue lahir pada usia gue dikandungan 6 bulanan ( tepatnya lahir sebagai anak prematur)
nyokap yang melahirkan gue masih sempat menulis diary kesayangannya di rumah sakit yang isinya
" Terimakasih Bapa anakku sudah lahir dengan sehat... " ( nyokap nulis begini disaat- saat kesakitan setelah perutnya harus di robek)
"sekarang aku harus meninggalkan rumah sakit tanpa anakku di sampingku.. " ( gue harus tinggal di inkubator sebulan lebih)
" suami ku mengantar asi-ku ke rumah sakit untuk anakku.. " ( asi nyokap harus di pompa karna gue terlalu kecil untuk minun lewat asi)
" Bersyukur untuk berkat anak dan suami yang Engkau beri .. "
Banyak hal yang menurut gue sedih dan kadang membuat gue menangis membaca diary itu..
belum lagi nyokap gue cerita tentang seorang nenek ( saudara jauh nyokap) gue yang datang ke rumah sakit ketika nyokap melahirkan gue dan bilang " yaampun.. anaknya mirip anak monyet"
nyokap nangis dalam hati, beliau bilang dia cukup sedih dengar perkataan itu.. ( namanya juga bayi prematur ya wajahnya masih belum sempurna, ya mungkin tuh nenek bener kalau gue mirip monyet wkkwkw)
perjuangan yang panjang buat orang tua gue ketika kelahiran gue, keluarga baru yang belum punya apa-apa, mengontrak di daerah kota dan harus pindah ke daerah Depok yang dulunya cukup sejuk untuk menjadi tempat gue istirahat agar mendapat udara segar, yang harus bolak balik naik kereta dari depok ke kota demi menafkahi gue, dan banyak pengorbanan yang mereka berikan untuk gue..
meski begitu letihnya mereka merawat anak yang lahir sekecil botol fanta ini, mereka masih mampu untuk bilang
" papa bahagia saat kelahiranmu, kehadiranmu membawa berkat yang lebih buat papa dan mama"
" anak papa yang paling cantik sampai sekarang"
Hal utama yang sangat gue syukuri sampai saat ini adalah
Gue bisa hidup sampai saat ini dan memiliki orang tua yang sangat mengasihi gue
Pengorbanan mereka membuat gue semakin semangat dalam hidup ini, tujuan utama gue pada akhirnya melihat mereka bangga memiliki gue sebagai anak mereka
intinya..
Gue sayang mereka
*seketika baper*
Gue lahir pada usia gue dikandungan 6 bulanan ( tepatnya lahir sebagai anak prematur)
nyokap yang melahirkan gue masih sempat menulis diary kesayangannya di rumah sakit yang isinya
" Terimakasih Bapa anakku sudah lahir dengan sehat... " ( nyokap nulis begini disaat- saat kesakitan setelah perutnya harus di robek)
"sekarang aku harus meninggalkan rumah sakit tanpa anakku di sampingku.. " ( gue harus tinggal di inkubator sebulan lebih)
" suami ku mengantar asi-ku ke rumah sakit untuk anakku.. " ( asi nyokap harus di pompa karna gue terlalu kecil untuk minun lewat asi)
" Bersyukur untuk berkat anak dan suami yang Engkau beri .. "
Banyak hal yang menurut gue sedih dan kadang membuat gue menangis membaca diary itu..
belum lagi nyokap gue cerita tentang seorang nenek ( saudara jauh nyokap) gue yang datang ke rumah sakit ketika nyokap melahirkan gue dan bilang " yaampun.. anaknya mirip anak monyet"
nyokap nangis dalam hati, beliau bilang dia cukup sedih dengar perkataan itu.. ( namanya juga bayi prematur ya wajahnya masih belum sempurna, ya mungkin tuh nenek bener kalau gue mirip monyet wkkwkw)
perjuangan yang panjang buat orang tua gue ketika kelahiran gue, keluarga baru yang belum punya apa-apa, mengontrak di daerah kota dan harus pindah ke daerah Depok yang dulunya cukup sejuk untuk menjadi tempat gue istirahat agar mendapat udara segar, yang harus bolak balik naik kereta dari depok ke kota demi menafkahi gue, dan banyak pengorbanan yang mereka berikan untuk gue..
meski begitu letihnya mereka merawat anak yang lahir sekecil botol fanta ini, mereka masih mampu untuk bilang
" papa bahagia saat kelahiranmu, kehadiranmu membawa berkat yang lebih buat papa dan mama"
" anak papa yang paling cantik sampai sekarang"
Hal utama yang sangat gue syukuri sampai saat ini adalah
Gue bisa hidup sampai saat ini dan memiliki orang tua yang sangat mengasihi gue
Pengorbanan mereka membuat gue semakin semangat dalam hidup ini, tujuan utama gue pada akhirnya melihat mereka bangga memiliki gue sebagai anak mereka
intinya..
Gue sayang mereka
*seketika baper*