Ask @uwiknasution:

People you may like

Want to make more friends? Try this: Tell us what you like and find people with the same interests. Try this: + add more interests + add your interests

Kak mau minta saran gimana kalo kita deket sama org baru dan org itu ada masalah, trus dia minta bantuan kita apa kita bantu apa gk usah ya kak? Soalny masalah dia udh ada sebelum kita kenal, kalo mau bantu takut kaya di manfaatin gtu atau dia bakal terus2an minta bantuan, sarannya ya kak Makasih:)

Aku punya temen kaya gitu, dulu awalnya loyal2 aja bantuin dia. Lama lama ngelunjak gitu. Tapi ada sifatnya dia juga yg aku gasuka dan udah dikasih tau tetep dilakuin. Dan mungkin disitu masalahnya dia ga disuka sama banyak orang. Dan emang anaknya bermasalah. Saranku kalo nyari temen milih2 sih, ga munafik. Milih2 disini dalam artian cari temen yg enak dan loyal juga ke kita. Karena nama kita bakal jelek kalo deket sama org yg “bermasalah”. Sekedar kenal aja jangan deket.

View more

Perlu ngga sih, menurut kalian tiap liburan atau kemana gitu bikin instastory, padahal ujung-ujungnya cuman buat pamer doang?

Apa yg kamu pikirin kalo kamu liat orang yg gemar “nunjukin” jam mahalnya? Mobil mahalnya? Aksesoris mahalnya? Atau apapun yg mahal2?
.
Kalo saya pribadi sih, gpp selama itu adalah hasil kerja kerasnya, bukan pakai uang orang lain.
.
Karena hidup, adalah “Game of Vanity”. Semuanya sah2 aja, & Instagram menjadi medium terbesar dari display “kesombongan” manusia di zaman sekarang.
.
Namun ingat, dibeli atau tidak dibeli dgn uang mu sendiri, ketika kamu memang berniat mau “nunjukin” apa yg kamu punya. Maka KESOMBONGAN TETAPLAH KESOMBONGAN, & membeli pakai uang mu sendiri tidak akan mengurangi nilai dari KESOMBONGAN itu. & sejatinya, hal itu juga tidak akan membuat kamu lebih baik daripada orang yg “pamer” pakai uang yg bukan miliknya!
.
Tapi, jikapun kamu tergelitik ingin mengomentari mereka (The Pamers). Saran saya, buatlah dirimu mampu dulu “berada” di sana. Agar kamu bisa menjawab argumentasi mereka nanti jika mereka ngomong “ya pantes lo nyinyir bro/sis.. lo ga mampu!”
.
Karena jikalau kamu sebenarnya “mampu”, tapi kamu tidak “melakukan”nya.. Maka kamu akan dianggap “bijak” & “dapet” wisdomnya👌🏻
.
Namun jika kamu tidak “mampu” tapi kamu tetap nyinyir. Saya khawatir kamu “double” kalah nya. Pertama, karena memang kamu gak mampu. Yang Kedua: kamu iri
.
Gunakanlah energi & “kecemburuan”mu saat ini jadi sebuah semangat bahwa suatu saat kamu harus “mampu” seperti mereka tanpa harus ada sombongnya
.
Saya pernah melihat jumlah uang yg begitu besarnya dalam sebuah rekening, yg mungkin tidak pernah terbayangkan oleh kita. & Percayalah, orang yg benar2 kaya justru tidak ingin terlihat kaya & semakin ingin terlihat biasa saja

View more

Boys be like, "Hey, i broke your heart and destroyed you emotionally, but we can still be friends right?"

buzzinlights’s Profile Photoig : rehatseketika
Hey, Mungkin saja dia pergi bukan karena dia yang jahat. Bukan karena dia yang ingin sengaja menyakitimu. Tetapi mungkin karena dia sudah lelah bersabar menghadapi egoisnya sikapmu. Lelah dengan keinginan kamu yang selalu harus dituruti. Dia benar-benar merasa hubungan itu menjadi milikmu saja, bukan milik berdua lagi. Segala yang dijalani bersama, tiba-tiba menjadi menjadi kendalimu sepenuhnya. Tidak ada lagi tukar suara. Tidak ada lagi saling menerima yang berbeda.
.
Mungkin saja dia pergi bukan karena dia tidak tangguh. Bukan karena dia tidak bisa diandalkan. Tetapi mungkin karena sikapmu yang suka berpikir dangkal. Setiap hal kecil selalu saja kamu masalahkan. Hal-hal sepele selalu saja kamu besar-besarkan. Hingga akhirnya membuat perasaan teramat lelah kemudian. Dia mencoba sabar berkali-kali menghadapi kamu. Namun semakin diberi hati, kamu mulai menusuk jantungnya, menelan kepalanya, memusnahkan rasa nyamannya.
.
Mungkin, dia pergi bukan karena cintanya sudah habis. Tetapi mungkin karena kamu menabung duri di dadanya dan terus membuat perasaannya teriris. Dia mencoba berkali-kali memperbaiki hal yang selalu ini kamu rusak. Semakin kuat dia memulai lagi, semakin jahat saja kamu menyakitinya.
.
Mungkin, dia pergi bukan karena dia tidak ingin hidup denganmu. Tetapi mungkin karena kamu pelan-pelan menyesakkan napasnya. Membunuh semua impiannya. Menyerang segala hal yang dia perjuangkan. Kamu jatuhkan semua yang dia tinggikan. Kamu hancurkan segala harapan yang dia bangun. Dia akhirnya pergi bukan karena ketangguhannya sudah pupus. Dia pergi hanya untuk menerima yang bisa menerimanya dengan lebih tulus, bukan yang membunuh pelan-pelan perasan dan menyingkirkan semua rasa nyaman

View more

Gimana caranya nanggepin orang yg keras kepala, terlalu banyak ribet klo di bilangin, dan gak sabaran ?

NurrahWaissta’s Profile Photocece
Kalo udah tau orangnya keras, berarti udah konsekuensi kita buat nenangin bukan malah dikerasin balik. Emang kalo nanggepin org yg keras kepala harus sabar. Soalnya org kaya gitu kadang pengucapan yg suka frontal dan gapake mikir bikin kita makan hati. Tapi orang keras kepala sendiri kaya gitu karena butuh perhatian lebih, makannya cenderung lebih egois.

View more

Next