Ask @beessrr:

Gimana pengalamanmu pacaran beda agama?

Ario Adi
Cukup menyenangkan, bisa sharing tentang konsep Ketuhanan dari diri masing-masing.
Menjalani hubungan berbeda keyakinan harus mengerti benar konsekuensi yang akan dihadapi, problematika.
Dan tidak mudah pada saat itu untuk menemukan solusi terbaik jika ingin melanjutkan hubungan hingga ke jenjang lebih jauh lagi.
Akhirnya, terjadi pertentangan dari berbagai pihak (terutama keluarga).
Alhasil, arah hubungan menjadi lebih tidak jelas dan hubungan semakin tak terarah.
Namun kubersyukur dapat berakhir dengan menyenangkan, berpisah secara baik-baik, dan berteman hingga sampai saat ini
-
gdnight 🖤

View more

rasanya kecewa itu gmn sih?

girll
Rasa kecewa pasti seringkali muncul pada keseharian setiap manusia, sebab manusia mempunyai akal dan pikiran yang terkadang sulit untuk di kendalikan.
sayangnya, manusia tidak memiliki kemampuan untuk menangkal perasaan perasaan kecewa yang timbul (secara langsung),
Seringkali manusia merasa kecewa sebab rancangan hidup yang telah disusun begitu rapi tidak berjalan sesuai rencana.
Mungkin apa yang telah dirancang selama ini bubar karena cobaan yang datang, atau sesuatu yang diimpikan serta diusahakan gagal karena sebuah keadaan.
-
Gdmorning, Sahur sahur 🖤

View more

Jadi hanya sebatas rasa penasaran dan kekaguman ya Terima kasih penjelasannya kak

Mellinia Septiani
Terimakasih kembali,
iyaa itu sekadar pendapatku ajasii dee, kita bisa aja suka/tertarik sama seseorang walaupun belum pernah bertemu, entah karena timeline’nya yg bermanfaat, atau karena foto yg ada feed nya terlihat menarik, atau media yg ada diprofile nya bisa membuatmu terhibur, atau karena sebab apapun itu.
Setelah itu coba dianalisis kembali, kenapa bisa timbul rasa suka? sejauh ini ya timbulnya rasa suka itu mungkin saja karena merasa penasaran atau kagum aja, sebab belum pernah bertemu secara langsung (sebelumnya)
dan itu bukan kesalahan sii, suatu hal yg wajar.
-
gnight 🖤

View more

+1 answer in: “Pantaskah menyukai seseorang yang bahkan belum pernah bertatap?”

Pantaskah menyukai seseorang yang bahkan belum pernah bertatap?

Mellinia Septiani
Umumnya, seseorang hanya akan menyukai oranglain ketika ia sudah bertemu (bertatap muka) atau menemukan persamaan cara berpikir, kesukaan atau bahkan memiliki tujuan yg sama.
Tapi dengan berkembangnya teknologi, internet serta media sosial yang mulai digemari banyak orang, ga jarang bakal kamu temui fenomena “menyukai/tertarik dengan seseorang” hanya dengan melihat timeline/profile nya saja, wajar saja kubilang.
aku hanya berpendapat, sebenarnya rasa “suka” itu hanya sebab dari rasa penasaran yang bercampur dengan ilusi kebahagiaan. Khayalan tentang kebahagiaan nantinya membuatmu tetap ingin menikmati hal itu.
-
gdnight dan selamat berbuka puasa bagi yg menjalankan 🖤

View more

+1 answer Read more

kalo cewekmu bilang: "aku lagi sedih", apakah kalian merasa bertanggung jawab untuk mengurangi kesedihannya atau dicuekin aja halah paling ntar baikan sendiri?

angie pitaloka
Semisal kupunya seorang kekasih dan dia sedang sedih, tentu aku harus bertanggung jawab tuk mengurangi kesedihannya, kalo ditanya, kenapa musti begitu? sebab menjalin hubungan itu ga hanya melakukan kegiatan kek cuman haha hihi bersenang-senang, bermanja-manja, foto mesra berduaan dan melemparkan kata-kata romantis nan mesra uuhh,
menjalin sebuah hubungan itu ada konsep pertanggungjawaban dari diri sendiri ke pasangan maupun sebaliknya, jadi kalo pasangan/kekasihmu sedih ya kamu harus bertanggung jawab paling tidak coba menghiburnya lah, menemaninya dalam kondisi sebagaimanapun itu.
-
Sebab dengan berani bertanggung jawab, hal itu bisa membangun suatu relasi dan suasana yang kondusif dalam suatu hubungan.
-
gdnight 🖤

View more

Bagi kalian pentingkah komitmen dalam sebuah hubungan? Apa alasannya?

Ratih Mayangsari
Tentu penting, kenapa komitmen itu hal yang penting dalam menjalani sebuah hubungan? Bayangkan aja, kalo kamu punya hubungan dengan seseorang tapi dia tidak mau berkomitmen denganmu. Kamu sayang dan nyaman dengannya, tapi dia tak mau membuat komitmen denganmu. Bukankah kesannya malah seperti dia ga serius denganmu? Apakah kamu akan melanjutkan hubunganmu? Atau menyudahinya saja? ehee
Bukankah kamu akan ada dalam posisi yang serba salah? Karena itulah komitmen penting. Komitmen adalah dasar dari sebuah hubungan.
-
Perihal komitmen, menurutku sih Komitmen itu suatu pernyataan yang menjelaskan tujuan, rencana, dan batas-batas dari sebuah hubungan.
Lewat komitmen, sebuah pasangan jadi punya gambaran tentang kelanjutan hubungan.
-
gdnight 🖤

View more

Cara meredam emosi menurut kalian?

L I O N
Ah jadi teringat wejangan almrhm abah "Sabar itu tiada batasnya, namun emosi bisa datang kapan saja" heuheu
Dan yg perlu diketahui, Kemampuan setiap orang untuk mengatasi emosi/amarah itu berbeda-beda, tergantung dari lingkungan dan bagaimana pribadi orang tersebut terbentuk, terkadang tidak dipungkiri bahwa tingkat pendidikan seseorang juga berdampak besar kepada kemampuan mengatur emosi ataupun amarah. Namun itu tak pernah menjadi parameter pasti dalam sebuah ilmu, karena seringkali ada juga orang yang tidak berpendidikan bisa lebih pandai mengatur emosi dibanding yg berpendidikan ehee.
-
Jika dilihat dari perspektif manajemen emosi, emosi dapat dikatakan sebagai siklus agresi yang mana terdiri dari eskalasi, eksplosi, serta pasca eksplosi. Jadi, saat merasa emosi, lebih baik mencoba untuk menenangkan diri agar siklus agresi yang dimiliki tidak jadi berantakan, maka emosi bisa teredam.
emosi juga berkaitan dengan problem/masalah, maka mencoba untuk berpikir logis saat emosi sangatlah perlu, tujuannya untuk mencari solusi yang tepat dan bisa mengatasi masalah yg membuahkan rasa emosi/marah itu sendiri.
-
kalau aku pribadi, terlebih suka meredam emosi dengan sering-sering bermeditasi ehee,
sebab meditasi bisa membuatku mengontrol diri, meditasi juga dapat mengendalikan hasrat negatif yang ada dalam diri, itu menurutku ajasih.
gdmorning 🖤

View more

Apa pendapatmu tentang jodoh?

Anasthasya S
Aku hanya berpendapat/berasumsi, jodoh itu misteri, salah satu paradoks kehidupan ehee.
Dalam kultur di negeri ini, umumnya orang berpendapat bahwa orang yang kau nikahi adalah jodohmu,
Padahal, perihal jodoh itu sendiri belum tentu ada kaitannya dengan pernikahan/perkawinan. Sebab jodoh berkolerasi dengan kecocokan, sementara pernikahan/perkawinan merupakan pilihan.
Contoh, ada tuh orang yang menikah berkali-kali. Ketika pertama kali menikah, dia berpikir sudah bertemu dengan jodohnya.
Tapi ketika dalam suatu kesempatan, dia bertemu dengan yang lebih cocok/klop dengannya, biasanya kemudian ada perceraian. Lalu, siapakah jodohnya yang sebenarnya? heuheu.
gdmorning 🖤

View more

💠 Apa nasihat dari diri anda sendiri untuk orang-orang yang sedang kehilangan harapan?.

Ms. Fadhilah
Maaf, aku tak bisa memberikan nasihat untuk orang-orang yg kehilangan "harapan", sebab dakuh bukan penasihat ataupun motivator ehee.
Aku lebih tertarik membahas kejernihan di dalam memahami "harapan".
Darimana datangnya harapan? Apa inti dari harapan? Bagaimana mengelola harapan, supaya ia bisa menjadi daya dorong kehidupan, dan bukan sumber kekecewaan?
-
Yang kutahu, Manusia memang mahluk yang berharap. Hidupnya didorong oleh harapan. Orang bisa bangun tidur, dan kemudian siap beraktivitas, juga karena punya harapan akan hidup yang lebih baik. Ketika kesulitan menerpa, harapan pula yang mampu menyelamatkan manusia.
Namun, harapan juga memiliki paradoks. Ia tidak hanya daya dorong kehidupan, tetapi juga sumber kehancuran, terutama harapan yang tak terwujud. Ketika harapan besar terhempas oleh gejolak kehidupan, patah hati, kebencian dan konflik adalah buahnya.
-
Menurutku, selama ini harapan itu hanyalah ciptaan masyarakat, kenapa begitu? Coba analisis deh,
Sedari kecil, kita hidup di dalam lingkungan sosial. Kita menjalani pendidikan di dalam sekolah yang didirikan oleh masyarakat. Kita menelan, seringkali tanpa sikap kritis apa yang sudah diajarkan. Kita pun mempercayai dan menghidupi nilai-nilai yang ada di masyarakat kita.
Segala pola pikir dan pola perilaku yang kita punya adalah bentukan masyarakat kita. Perubahan tentu mungkin. Namun, itu seperti menambah program baru di program yang sudah ada sebelumnya. Yang terbentuk adalah semacam percampuran antara nilai-nilai lama dan nilai-nilai baru.
-
Harapan juga sama. Ia adalah bentukan lingkungan sosial kita. Orang yang lahir di keluarga pedagang cenderung berharap menjadi pedagang besar. Orang yang lahir di keluarga akademisi pun cenderung berharap menjadi seorang pemikir besar.
Harapan, pendek kata, adalah hasil dari programming sosial.
Jika orang tak menyadari ini, dan mengira "harapan" yang ia punya adalah harapannya sendiri, maka ia akan terjebak dalam ilusi. Ia mengira dirinya bebas, padahal tetap terpenjara di dalam dunia sosial. Ia hidup seperti robot, tunduk pada pengakuan dan penolakan dari dunia sosial. Hidup seperti ini amat rentan pada kekecewaan, patah hati, stress, depresi dan konflik.
-
Perihal mengelola harapan, jika harapan adalah "sampah" dari lingkungan sosial, maka pilihlah sampah yang baik.
Pilihlah dan hiduplah dengan harapan yang mampu membawa kebaikan tidak hanya untuk hidup manusia, tetapi untuk alam semesta.
Kita juga musti paham dengan keadaan. Jangan memiliki harapan yang terlalu tinggi, cukup bisa berguna untuk banyak orang.
Ohya, Paradoks harapan adalah ciri dari harapan itu sendiri. Ia bisa dihindari, asal orang bisa berharap dengan sadar, yakni sadar akan kenyataan dan keterbatasan, tanpa jatuh ke dalam sikap putus asa. Harapan lahir dari hubungan dengan lingkungan sosial yang ada. Ia bisa memenjara, tetapi juga bisa membebaskan, jika dikelola dengan tepat.
-
Selamat siang, happy sunday 🖤

View more

Definisi cantik menurut kamu?

Sherina
Seorang wanita yang disebut "cantik" atau berestetik ga harus memenuhi syarat cem badannya tinggi semampai, kulitnya putih, matanya berbinar, bibirya sensual dan rambutnya hitam panjang lurus nan terurai,
Semua itu hanya perihal penilaian sensual fisik.
-
Kalau menurutku, kecantikan sejati adalah kecantikan yang terpancar dari dalam diri (inner beauty).
kecantikan perempuan ada dalam iman taqwanya, Kecantikan perempuan ada pada kehangatan serta kelembutan sikapnya, pandangannya yang teduh dan suaranya yang hangat, Kecantikan perempuan berada pada intelektualitasnya, mungkin masih banyak kecantikan yang Lainnya.
Aku hanya berasumsi, dengan kecantikan-kecantikan ini, perempuan manapun tentunya bisa tampil memikat.
Satu hal yang paling penting, kecantikan-kecantikan ini sifatnya abadi, akan dikenang meskipun raganya telah mati, tak seperti kecantikan lahiriah yang sementara.
-
Gdnight 🖤

View more

beri contoh dong

Remboko Ainun Nazar
Contohnya,
Cem pasanganmu mulai mengekang kebebasanmu. Dia pengennya kamu selalu ada untuknya, kapan pun itu.
Dia akan menyusun banyak rencana dan beribu kisah nelangsa, supaya kamu terus memberikan simpati padanya dan tak tega melepasnya begitu saja.
Dia tidak pernah mau menjadi pihak yang dipersalahkan. Bahkan ketika dia sudah jelas-jelas bersalah. Dengan kemampuan "manipulatifnya", dia justru bisa membaliknya (menjadikan kamu sebagai pihak yang merasa bersalah) dan bertanggung jawab untuk meminta maaf.
Keadaan yang lebih parah lagi, dia tega melakukan kekerasan verbal hingga fisik kepadamu, setiap kali dia sedang marah padamu ataupun sebetulnya kepada orang lain. Kamu terlalu sering dijadikan sasaran/pelampiasan untuknya mengeluarkan segala sumpah serapah ataupun amarah.
-
Gdnight 🖤

View more

+1 answer in: “Apa pendapat kalian tentang toxic relationship?”

Apa pendapat kalian tentang toxic relationship?

Remboko Ainun Nazar
Toxic relationship, istilah untuk orang yang hidup dalam hubungan yang tidak sehat, biasanya orang tidak sadar bahwa ia dalam hubungan yang berbahaya. Tidak mengherankan jika kemudian, banyak orang di luar yang menganggap para korbannya adalah manusia bodoh (termasuk dakuh, duh curhat) mwehe.
Namun, tidak sedikit pula yang menyadari bahwa hubungan tersebut memang tidak baik untuk dilanjutkan.
Lantas, apakah ini suatu hal yang wajar? Mencintai seseorang yang justru paling sering membuatmu menangis diam-diam?
Seriously, itu bukanlah hal yang wajar. Kamu berhak mencintai dengan bahagia, bukan dengan rasa sakit karena tingkahnya yang seakan berhak atas dirimu.
-
Gdnight 🖤

View more

+1 answer Read more

kalo cewek ngomong bangsat kasar nggak sih ?

Febrina Suci Ramadhani
Belum tentu kasar,
Ya memang sih menurut pandangan kebayakan orang, jika seseorang (apalagi wanita) suka mengucapkan kata Bangsat, atau Anjing, atau Tai, bahkan Djancuk, etc, itu menandakan orang tersebut tidak berakhlak, tidak beretika, kasar dan mempunyai perilaku yg tidak baik.
Padahal belum tentu, semua itu bukan ditentukan dari cara berbicara (semu tergantung konteksnya)
-
cobalah main-main ketempat tongkrongan ngopi, atau dimana lah terserah, kamu pasti bakal menemukan atau bahkan mengalaminya sendiri obrolan-obrolan dengan kata-kata yang menurut kebanyakan orang "kasar", contoh kecil saja seperti obrolan yang sering kualami di dunia maya maupun dunia nyata, "Eh nyet, ngopi yuk" ajakku, temenku pun menimpali dengan kata-kata yang nggak kalah sadisnya "Oke cuk, lu yg pesen meja ya bangsat"
Lalu, apakah percakapan semacam itu menunjukan perilaku yang kasar dan tidak baik? tentu saja tidak.
Justru menurutku itulah bumbu-bumbu yang membuat persahabatan jadi semakin erat.
Masa iya ngobrol ama temen sendiri pake bahasa yang sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) ehee.
-
Jadi intinya begini, kamu harus bisa menempatkan diri kamu sendiri, maksudnya kamu harus tau siapa yang sedang menjadi lawan bicaramu, jangan sampai kamu sembarangan ngomong dengan kata-kata seperti Bangsat, Anjing, Tai, Djancuk kepada orang tua atau bahkan kepada orang yang belum kamu kenal, bisa-bisa digampar tuh mulut, sama anak kecil juga ntar dikiranya ngajarin, begitu analoginya.
-
Gdnight 🖤

View more

Next